Volvo Tes Mobil Tanpa Pengemudi di Jalan Umum

Volvo Tes Mobil Tanpa Pengemudi di Jalan Umum

- detikOto
Kamis, 31 Mei 2012 11:45 WIB
Volvo Tes Mobil Tanpa Pengemudi di Jalan Umum
Jakarta - Mobil yang bisa berjalan sendiri tanpa dikemudikan manusia nampaknya memang akan segera masuk pasaran. Setelah Google dan General Motors, kini giliran Volvo yang menunjukkan mobil tanpa pengemudi mereka.

Beberapa waktu lalu Volvo bersama perusahaan teknologi asal Inggris, Ricardo berhasil mengetes mobil tanpa pengemudi di dekat Barcelona, Spanyol.

Ada 5 kendaraan yang diuji meliputi dua truk dan tiga mobil yang melakukan konvoi di perjalanan sejauh 200 km diantara mobil-mobil 'biasa'.

Dan percaya atau tidak, hanya truk yang berada di depan saja yang dikemudikan oleh manusia, sisanya berjalan sendiri mengikuti truk tersebut.

Uji kendaraan ini merupakan bagian dari proyek SARTRE atau Safe Road Trains for the Environment (SARTRE) yang melengkapi mobil dengan kamera, sensor radar dan laser yang membuatnya mampu 'melihat' dan 'berpikir' secara mandiri dan mengikuti mobil yang ada di depannya.

Sementara penumpang manusia yang ada di mobil yang sedang diuji hanya duduk santai menikmati pemandangan dan makan. Mobil pun melaju sendiri dengan kecepatan rata-rata 85 km/jam dan terus menjaga jarak sejauh 6 meter antar kendaraan.

"200 kilometer dalam satu hari dan tes ternyata sempurna. Berjalan di antara pengguna jalan lain adalah tonggak besar dalam proyek kami," kata Linda Wahlstrom yang menjadi project officer proyek ini seperti detikOto kutip dari Iol.

Proyek SARTRE sendiri ternyata telah berlangsung sejak tahun 2009 dan kendaraan 'driverless' tersebut telah dites hingga sekitar 10.000 km di sirkuit sebelum dibawa ke jalan umum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami telah belajar banyak hal selama periode ini. Orang berpikir bahwa mobil yang otonom adalah fiksi ilmiah, tetapi kenyataannya adalah bahwa teknologi ini sudah bisa diterapkan," tandas Linda.

"Kami fokus sangat keras pada perubahan sesedikit mungkin dalam sistem yang ada. Semuanya harus berfungsi tanpa perubahan infrastruktur jalan atau komponen tambahan mahal dalam mobil," jelasnya.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads