Mercy Siap Buat Pengemudi Tertidur

Mercy Siap Buat Pengemudi Tertidur

- detikOto
Senin, 21 Mei 2012 15:06 WIB
Mercy Siap Buat Pengemudi Tertidur
ilustrasi
Stuttgart - Rasa kantuk ketika mengemudi sudah diketahui merupakan sebuah bahaya laten. Solusi dari rasa kantuk itu hanyalah tidur dan Mercedes-Benz pun kini tengah mengembangkan teknologi yang mampu membuat para pengendara tertidur.

Ketika rasa kantuk menyerang, bahaya tentu saja terus menghantui setiap pengendara. Ketika hal itu terjadi, pengendara disarankan untuk istirahat walau sebentar.

Namun, karena suasana mobil yang kadang tidak membuat nyaman, tiap pengendara jadi sulit untuk beristirahat. Hal itulah yang menjadi fokus Mercedes-Benz ketika mengembangkan proyek Active Comfort.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada konsep ini, pabrikan Jerman tersebut mencoba memberi rasa nyaman ekstra bagi para pengemudi yang ingin beristirahat, tentu saja setelah mobil diparkirkan terlebih dahulu.

Mercedes-Benz yang terinspirasi dari study TopFitTtruck mencoba mencari cara untuk membuat mobil menginduksi pengendaranya untuk tidur ketika pengemudi ingin mencoba 'tidur siang cepat' yang nyenyak paling tidak untuk waktu 20 menit.

Dengan membiarkan pengendara istirahat, kecelakaan tentu bisa dihindari karena akan membuat kewaspadaan pengemudi jadi semakin tinggi.

Lebih dari itu konsumsi bahan bakar mobil pun akan jadi lebih sedikit karena sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa pengemudi yang lelah ternyata menggunakan lebih banyak bahan bakar karena mengemudi dengan 'lebih tak menentu.'

Pada konsep Active Comfort panca indera pengemudi akan diberi kenyamanan mulai dari efek visual, akustik, hingga bebauan yang membuat nyaman.

Penerangan dan musik akan digunakan untuk menciptakan lingkungan yang santai sementara bau yang berbeda akan digunakan, seperti mentol yang meningkatkan kewaspadaan pada perjalanan panjang, sebuah Ionizer untuk udara segar dan aroma jeruk yang akan membantu pengendara tidur.

"Kemungkinan membuat tidur siang jadi efektif untuk tujuan baik akan memainkan peran kunci dalam konsep Active Comfort dari Mercedes-Benz," kata perusahaan itu seperti detikOto kutip dari Inautonews, Senin (21/5/2012).

"Beberapa ide dieksplorasi dalam kendaraan ini yang segera akan ditampilkan di seri produksi kendaraan dari Mercedes-Benz," lugas mereka.

Mercy belum bisa merinci lebih dalam soal teknis apakah mesin mobil tetap menyala ketika pengemudi tertidur lelap. Soalnya sebagian besar study menyatakan terlalu lama di dalam mobil dengan kondisi AS menyala sangat membahayakan jiwa.

Nah, tentu ini jadi PR bagi Mercedes-Benz.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads