Segmen ini memiliki ceruk pasar yang cukup besar sebesar 70 persen dari total penjualan mobil nasional per tahun. Terlebih mengingat batas uang muka kendaraan yang bakal naik menjadi minimal 25 persen.
"Kalau DP naik, mobil kisaran Rp 150 juta sampai Rp 200 juta akan sangat besar. Dan kita akan serius bermain di sana. Salah satunya lewat Honda Brio," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM Jonfis Fandy di sela acara test drive Honda Freed facelift di Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Juga bermain di low MPV dengan MPV Brio yang akan kita luncurkan dalam 2 tahun mendatang," papar Jonfis.
Kehadiran MPV Brio di RI sendiri dipastikan setelah pabrik baru Honda yang didirikan di kawasan Karawang dan akan menelan dana investasi hingga Rp 3,1 triliun itu rampung.
"MPV Brio hadir di 2014 atau setelah pabrik kedua selesai," katanya.
MPV Brio adalah pendatang baru yang bakal bersaing ketat dengan duo MPV Avanza-Xenia dan Suzuki Ertiga. Platform MPV Brio adalah comotan dari hatchback Brio.
Selain itu MPV Brio adalah mobil keluarga 7 penumpang yang dipersiapkan untuk menanggapi ketatnya persaingan low MPV di RI. Dan nantinya, MPV Brio tersebut diklaim bakal mendongkrak penjualan Honda di RI.
Soal mesin, Honda belum bisa menjelaskan kapasitas mesin yang bakal disematkan pada MPV Brio, apakah menggunakan mesin 1.200 cc, 1.300 cc ataupun 1.400 cc. Namun Jonfis mengatakan mesin yang digunakan MPV Brio nanti bukanlah mesin V-TEC 1.500 cc milik Honda Jazz.
"Mesinnya belum tahu. Tapi bukan mesin Honda Jazz. Ini masih turuan mesin Honda Jazz," pungkas Jonfis.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?