Setelah melakukan survei terhadap 17.400 pengendara di Amerika pada bulan Maret terungkap kalau 1 dari 5 pengendara mengungkapkan ketertarikannya pada mobil tanpa mengemudi.
Hanya saja, para pecinta mobil dunia menanti dahulu bagaimana kesiapan teknologi ini ketika benar-benar digunakan di dunia nyata.
Saat ini, perusahaan besar seperti Google sudah mulai mengembangkan teknologi mobil tanpa penumpang yang sudah dilengkapi GPS, radar dan laser untuk menuntun jalan dan memberitahu kondisi lalu lintas sekitar tanpa bantuan manusia.
"Konsumen masih belajar tentang bagaimana teknologi mengemudi otonom dapat digunakan di kendaraan mereka," kata Direktur Eksekutif Penelitian Otomotif Global JD Power Mike VanNieuwkuyk seperti dilansir LA Times, Selasa (1/5/2012).
"Banyak pemilik skeptis tentang bagaimana melepaskan kontrol kendaraan mereka dan ingin melihat teknologi ini terbukti sebelum mereka mengadopsi itu," tandasnya.
Bila sudah sampai ke produksi massal, JD Power melaporkan bahwa 20% pemilik kendaraan mengatakan mereka "pasti akan" atau "mungkin akan" membelinya sebagai kendaraan berikutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas