Rencana pemerintah untuk melakukan pembatasan bensin bersubsidi dan ancaman kenaikan harganya dianggap tidak akan berpengaruh banyak pada penjualan kendaraan di Indonesia.
Tingginya konsumsi bensin bersubsidi pun tidak sepenuhnya salah pemerintah, masyarakat pun punya andil dalam hal itu.
Presiden Komisaris Indomobil Group, Soebronto laras mengatakan membengkaknya penggunaan bensin bersubsidi tidaklah bisa dihindari. Selain karena harga bensin bersubsidi yang tergolong murah, pemilihan jenis kendaraan oleh masyarakat juga turut membantu pembengkakkan konsumsi bahan bakar itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Disparitas antara premium dan pertamax terlalu besar, tidak bisa disalahkan kalau masyarakat kemudian beralih ke premium. Masyarakat sendiri sebenarnya kurang arif dalam memilih kendaraan sehingga pemakaian bensin jadi boros," paparnya.
"Sebagai contoh, dahulu kita buatkan motor yang hemat bahan bakar. Itu motor bebek. Kita awalnya buat 100 cc, lalu 110 cc, lalu 125 cc. Tapi sekarang, lihat, penjualan skutik sudah melebihi bebek. Padahal konsumsi bensin skutik dua kali lipat dari bebek. Sudah ketahuan lebih boros, tapi tetap dipilih masyarakat karena dianggap lebih easy to drive dan desainnya bagus. Masyarakat sekarang sebenarnya sudah tidak lagi memikirkan konsumsi bahan bakar," tandasnya.
"Begitu juga di mobil. Orang ketika ke showroom sudah nanya, 'ada versi matiknya tidak'. Itu menandakan bahwa masyarakat kita lebih memilih kenyamanan dibanding konsumsi bahan bakar," jelasnya lagi.
"Padahal di garasi, saya ada Nissan President, Infiniti dan Audi. Tapi saya pakai Grand Vitara. Saya sadar, secara kenyamanan tentu kalah, tapi konsumsi bensinnya menang," akunya.
Jadi, melihat fenomena ini, kecil kemungkinan kalau kenaikan bahan bakar akan berpengaruh banyak di penjualan mobil selama masyarakat masih ingin terus dimanjakan seperti sekarang.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Sekarang Dijual Rp 16.250/Liter, Ternyata Harga Asli Pertamax Segini
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Bikin SIM Digital Nggak sampai 5 Menit, Tanpa Biaya