Pabrikan Prancis ini mengatakan bahwa untuk urusan uang muka, mereka tidak ada masalah. Sebab, sebagian besar pembeli mobil Peugeot di Indonesia ternyata membeli mobil secara tunai.
"DP mau naik kita tidak punya masalah. Karena 60 persen pembeli kita belinya cash," ungkap Chief Executive Officer PT Astra International Peugeot Constantinus Herlijoso.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengguna mobil Peugeot tidak ada yang pakai premium, jadi tidak masalah kalau premium dinaikkan atau tidak, katanya.
"Kalau si pemilik tahu mobilnya seperti apa, mesin mobilnya seperti apa, dia pasti tidak akan mau beli premium walaupun harga pertamax atau Shell atau Total lebih mahal dari premium," tandasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!