Denza, Hasil Perkawinan Daimler dan Produsen Mobil China

Denza, Hasil Perkawinan Daimler dan Produsen Mobil China

- detikOto
Selasa, 03 Apr 2012 19:19 WIB
Denza, Hasil Perkawinan Daimler dan Produsen Mobil China
Shenzhen - Ketika mendengar nama Daimler, pecinta otomotif pasti akan langsung teringat merek mobil mewah Mercedes-Benz. Tapi apa jadinya bila grup otomotif sebesar Daimler berkerja-sama dengan perusahaan otomotif China?

Langkah mengagetkan Daimler itu terjadi ketika mereka memutuskan untuk melakukan joint venture dengan merek mobil China, BYD untuk membuat merek mobil baru yang khusus dipasarkan di negeri tirai bambu tersebut.

Merek hasil kolaborasi produsen mobil Jerman dan China itu diberi-nama, Denza yang akan diproduksi lewat perusahaan bernama BYD Daimler New Technology Co. Ltd. (BDNT).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Merek Denza baru yang menarik mengedepankan teknologi terdepan, desain dan kepribadian dari mobil baru yang kami yakin akan beresonansi dengan pelanggan di Cina," ungkap Chairman & CEO Daimler Northeast Asia dan Chairman of the Board of Directors of BDNT, Ulrich Walker di situs resmi Denza.

Dengan Denza, Daimler akan menancapkan kukunya lebih dalam di China yang kini menjadi pasar mobil terbesar di dunia. Denza akan bermain di segmen mobil listrik karena mobil listrik kini dianggap tengah menjadi trend dan permintaannya mulai meningkat.

"Kami sangat senang dengan kemajuan pada pengembangan mobil listrik baru, dan merek Denza benar-benar membawanya ke kehidupan," tambah Chairman and President BYD dan Member of the Board of Directors BDNT Wang Chuanfu.

"Denza ada di jalur yang benar untuk menjadi pemimpin di pasar mobil listrik premium di China," imbuhnya.

Menurut rencana, merek ini akan diperkenalkan di Beijing Auto Show yang akan digelar pada bulan April mendatang dan akan dipasarkan mulai 2013 mendatang.

Pada kesempatan itu, Daimler dan BYD juga akan memperlihatkan mobil listrik pertama Denza yang kabarnya dibangun dari platform Mercedes-Benz B-Class generasi lalu.


(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads