Langkah mengagetkan Daimler itu terjadi ketika mereka memutuskan untuk melakukan joint venture dengan merek mobil China, BYD untuk membuat merek mobil baru yang khusus dipasarkan di negeri tirai bambu tersebut.
Merek hasil kolaborasi produsen mobil Jerman dan China itu diberi-nama, Denza yang akan diproduksi lewat perusahaan bernama BYD Daimler New Technology Co. Ltd. (BDNT).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan Denza, Daimler akan menancapkan kukunya lebih dalam di China yang kini menjadi pasar mobil terbesar di dunia. Denza akan bermain di segmen mobil listrik karena mobil listrik kini dianggap tengah menjadi trend dan permintaannya mulai meningkat.
"Kami sangat senang dengan kemajuan pada pengembangan mobil listrik baru, dan merek Denza benar-benar membawanya ke kehidupan," tambah Chairman and President BYD dan Member of the Board of Directors BDNT Wang Chuanfu.
"Denza ada di jalur yang benar untuk menjadi pemimpin di pasar mobil listrik premium di China," imbuhnya.
Menurut rencana, merek ini akan diperkenalkan di Beijing Auto Show yang akan digelar pada bulan April mendatang dan akan dipasarkan mulai 2013 mendatang.
Pada kesempatan itu, Daimler dan BYD juga akan memperlihatkan mobil listrik pertama Denza yang kabarnya dibangun dari platform Mercedes-Benz B-Class generasi lalu.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas