Beda Segmen, Pabrikan Mobil Mewah Tahan Kenaikan DP

Beda Segmen, Pabrikan Mobil Mewah Tahan Kenaikan DP

Muhammad Ikhsan - detikOto
Senin, 02 Apr 2012 18:07 WIB
Beda Segmen, Pabrikan Mobil Mewah Tahan Kenaikan DP
Jakarta - PT BMW Indonesia selaku pemegang merek BMW menegaskan konsumen BMW di tanah air tidak bakal terpengaruh dengan kenaikan uang muka atau Down Payment (DP) kendaraan.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Presiden Direktur PT BMI Indonesia, Ramesh Divyanathan di sela-sela peluncuran MINI Cooper S Coupe dan Roadster di Mall Pondok Indah, Jakarta, Senin (2/4/2012).

"Kita yakini segmen kita tak terpengaruh, karena segmen kita berbeda," tegas Ramesh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ramesh beralasan, calon pemilik mobil seperti BMW sangat kuat dari segi finansial. Oleh karena itu dengan kenaikan DP kendaraan hingga 30 persen, sepertinya tidak akan mempengaruhi isi kantong mereka (konsumen BMW).

"Dan kita sangat kuat akan hal itu. Saya rasa kenaikan DP kendaraan tidak akan mempengaruhi konsumen kita," paparnya.

Oleh karena itu, Ramesh menjelaskan sepertinya tidak perlu merevisi target penjualan mobil BMW di Indonesia.

Seperti diketahui setelah Bank Indonesia (BI) membatasi uang muka (down payment/DP) kredit motor minimal 25% dan mobil 30% di perbankan. Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 14/10/DPNP per 15 Maret 2012 tentang penerapan manajemen risiko pada bank yang melakukan pemberian kredit kepemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB).

Sementara DP di perusahaan multifinance atau leasing minimal 20% untuk motor dan 25% untuk mobil. Hal ini bisa dilihat dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 43/PMK.010/2012 tentang Uang Muka Pembiayaan Konsumen Untuk Kendaraan Bermotor Pada Perusahaan Pembiayaan.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads