'Mobil Listrik Belum Tentu Ramah Lingkungan'

'Mobil Listrik Belum Tentu Ramah Lingkungan'

- detikOto
Selasa, 27 Mar 2012 11:41 WIB
Mobil Listrik Belum Tentu Ramah Lingkungan
Jakarta - Fenomena mobil ramah lingkungan seperti mobil listrik tengah merebak. Namun bila digali, ada kontradiksi terkait fenomena ini. Bagaimana tidak, sebab walaupun mobil listrik sudah ramah lingkungan, pembangkit listrik yang digunakan sebagai sumber listrik masih menggunakan bahan-bahan tidak ramah lingkungan.

Para pemilik mobil listrik saat ini mungkin akan berbangga karena mereka menganggap diri mereka lebih ramah pada lingkungan dibanding pengguna mobil konvensional yang masih menggunakan bahan bakar minyak.

Tapi, hanya sedikit orang yang sadar kalau penggunaan listrik sebagai sumber tenaga mobil tidak jauh berbeda dengan penggunaan bahan bakar minyak pada mobil bermesin konvensional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena bila mobil bermesin konvensional menghabiskan minyak bumi sebanyak sumber tenaganya, mobil listrik juga masih bertumpu pada pembangkit listrik yang kebanyakan masih bertenaga batubara, minyak dan nuklir. Dengan begitu, efek yang ditimbulkan pun sebenarnya tidak seramah mobilnya.

Kontradiksi ini muncul di Jepang ketika negara itu ingin mengaktifkan kembali PLTN mereka setelah PLTN Fukushima rusak tahun lalu karena gempa dan tsunami.

Jepang, seperti halnya banyak negara memang masih belum bisa lepas dari sumber daya bumi yang tidak tergantikan dalam hal ini, nuklir. Sementara negara lain termasuk Indonesia masih belum bisa lepas dari minyak dan batubara sebagai sumber tenaga pembangkit listriknya.

Sumber tenaga terbarukan seperti angin atau matahari masih belum mendapat tempat signifikan di dunia.

"Maka gambaran hijau dari mobil listrik yang mendapatkan apresiasi, sejauh ini mungkin harus diperbaiki," ungkap penulis buku tentang tenaga nuklir dan teknologi hybrid, Ryuichi Kino seperti dikutip AP dan dilansir USA Today.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads