Para pemilik mobil listrik saat ini mungkin akan berbangga karena mereka menganggap diri mereka lebih ramah pada lingkungan dibanding pengguna mobil konvensional yang masih menggunakan bahan bakar minyak.
Tapi, hanya sedikit orang yang sadar kalau penggunaan listrik sebagai sumber tenaga mobil tidak jauh berbeda dengan penggunaan bahan bakar minyak pada mobil bermesin konvensional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kontradiksi ini muncul di Jepang ketika negara itu ingin mengaktifkan kembali PLTN mereka setelah PLTN Fukushima rusak tahun lalu karena gempa dan tsunami.
Jepang, seperti halnya banyak negara memang masih belum bisa lepas dari sumber daya bumi yang tidak tergantikan dalam hal ini, nuklir. Sementara negara lain termasuk Indonesia masih belum bisa lepas dari minyak dan batubara sebagai sumber tenaga pembangkit listriknya.
Sumber tenaga terbarukan seperti angin atau matahari masih belum mendapat tempat signifikan di dunia.
"Maka gambaran hijau dari mobil listrik yang mendapatkan apresiasi, sejauh ini mungkin harus diperbaiki," ungkap penulis buku tentang tenaga nuklir dan teknologi hybrid, Ryuichi Kino seperti dikutip AP dan dilansir USA Today.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini