Sebulan setelah mulai resmi dijual di Jepang, pemesanan mobil ini mencapai 8.000 unit per 14 Maret 2012. Ini berarti 8 kali lebih besar dari target yang dicanangkan Mazda sebelumnya.
CX-5 bermesin diesel 2.188 cc yang diklaim Mazda memiliki kekuatan sama dengan mesin diesel 4.000 cc di paling diincar, dengan komposisi pemesanan 73 persen, sisanya yakni 27 persen memilih CX-5 bermesin bensin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan teknologi SKYACTIV Mazda, konsumsi BBM CX-5 bermesin diesel 2.188 cc diklaim bisa menembus 20 km per liter. Mazda menjamin angka ini adalah yang terbaik untuk ukuran SUV.
Sementara untuk varian bensin 1.997 cc, angka konsumsi BBM-nya berkisar antara 15 sampai 17,6 km per liter.
Presiden dan CEO Mazda Takashi Yamanouchi menuturkan dirinya yakin penjualan Mazda CX-5 di seluruh dunia bisa mencapai 160.000 unit per tahun. "CX-5 akan menjadi model inti kami bersama Mazda3, Mazda6 dan Mazda2," ujarnya.
PT Mazda Motor Indonesia pun sudah memastikan bakal menghadirkan CX-5 ke Indonesia, namun untuk versi diesel, Mazda belum berminat memboyongnya ke tanah air.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi