Menanggapi hal tersebut, produsen mobil asal Jerman Mercedes-Benz sebenarnya tidak ingin hal ini terjadi. Mercy pun menganggap Gaikindo sebagai wadah segala produsen mobil di tanah air untuk segala urusan otomotif yang harus terjalin utuh.
"Gaikindo buat kami sangat penting, karena asosiasi yang mewadahi berbagai industri otomotif. Sejauh ini tentu komunkasi kita berjalan terus," kata Deputi Pemasaran PT Mercedes-Benz Indonesia Yuniadi H. Hartono kepada detikOto.
Menurut Yuniadi, sampai saat ini Mercy terus menjaga hubungan baik dengan Gaikindo. Pasalnya salah satu asosiasi tersebut banyak membantu Mercedes-Benz dalam berbisnis kendaraan di tanah air.
"Gaikido itu faktor penting. Berbagai isu apa saja, kita selalu aktif dengan mereka," kenang Yuniadi. "Kita berusaha menjaga hubungan baik dengan Gaikindo," pungkas Yuniadi.
Namun ketika disinggung soal aturan yang dilanggar Mercy, Yuniadi enggan berkomentar. Pria berkacamata itu hanya ingin agar hubungan Mercy dan Gaikindo tetap terjaga tanpa adanya masalah yang bisa membelah kedua belah pihak.
"Kita sangat menjaga hubungan dengan mereka. Dia partner dari pemerintah dan kita ada di Indonesia, dan dengan asoisasi tentu harus menjaga hubungan baik," tuntasnya.
Sebelumnya ramai diberitakan rabrikan mobil mewah asal Jerman tersebut diancam akan dicoret dari Gaikindo. Hal ini menurut Ketua Umum Gaikindo Sudirman MR terjadi karena Mercy enggan memberikan data produksi dan distribusi seperti yang disyaratkan Gaikindo untuk para anggotanya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes