Ferrari F50 itu dilepas sebesar Rp 587 jutaan, padahal harga mobil tersebut ditaksir mencapai Rp 6 miliar.
Dilansir autoevolution, Senin (27/2/2012), mobil yang tidak pernah dipakai lagi sejak kecelakaan di 2009 lalu itu juga bakal menyisakan sedikit masalah bagi calon pembelinya. Mobil ini rupanya tidak memiliki sertifikat sehingga tidak bisa dibawa di jalanan biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika mobil tersebut ditemukan pada 2008, pihak asuransi yang sudah menjadi pemilik mobil menyerahkan mobil super itu kepada Departemen Kehakiman karena menjadi barang bukti untuk proses investigasi. Mobil tersebut masih di tangan FBI di Kentucky, AS hingga 2009.
Ketika salah satu agen FBI yakni Fred Kingston memindahkan Ferrari tersebut bersama Asisten Jaksa J. Hamilton Thompson, tiba-tiba mobil eksotis itu meluncur tak terkendali setelah Kingston berada di belakang kemudi.
Kingston menurut Thompson sudah mencoba untuk mengendalikan mobil itu, namun ekor mobil bergerak liar dan akhirnya menabrak pohon kecil di pinggir jalan. Akibatnya bagian depan mobil rusak dan pintu sebelah kiri rusak.
Asuransi pun meminta FBI mengganti rugi kerusakan sampai US$ 750.000. Karena merasa tidak bertanggung jawab, FBI menolak membayarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih