"Maaf BPPT hanya bertugas sebagai penguji saja, dan saya tidak berhak untuk memberikan data. Lagi pula data ini masih harus dikirim ke Kementerian Perhubungan. Tapi biasanya kami mendapat data kembali mengenai lulus atau tidaknya itu biasanya 1 minggu," kata Deputi BPPT bidang Teknologi Industri Rancang, Bangun dan Rekayasa, Erzi Agson Gani, di BPPT Serpong Tangerang, Senin(27/2/2012).
Hal ini pun diakui oleh Kepala Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor Kementerian Perhubungan Juliaman P.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erzi Agson Gani menambahkan bila Esemka telah menerima sertifikat, maka Esemka bisa memproduksi secara massal.
"Kalau ada sertifikat, baru bisa diproduksi. Pengujian kali ini juga menguji CO, CO2,HC, NOX, yang dihasilkan Esemka dan setiap kendaraan itu memiliki data yang berbeda-beda. Ini sesuai dengan berat bobot kendaraan tersebut," tutup Erzi.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?