TomTom yang bermarkas di Amsterdam, Belanda ini menurut Vice President TomTom Asia Pasifik, Chris Kearney adalah penyedia alat navigasi dan peta yang skala global yang telah digunakan di seluruh dunia oleh ratusan juta pengguna.
"Di Eropa kami nomor 1," ujarnya kepada detikOto, Selasa (21/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sajikan peta terbaru Indonesia. Update terakhir Selasa lalu. Kita akan update peta Indonesia setiap 3 bulan dan kita akan berikan gratis di tahun pertama," paparnya.
Di sektor ini, pembaharuan peta digital menurut Kearney memang merupakan salah satu hal penting di sebuah GPS, sebab setiap bulannya ada perubahan jalan dan lokasi yang mungkin akan dilewati pengendara. Sehingga dengan pembaharuan terus menerus pengendara akan disuguhkan jalur tercepat menuju lokasi yang dituju yang pada akhirnya akan memudahkan penggunanya.
Bahkan Kearney mengklaim kalau produk GPS-nya tersebut sangatlah akurat. "Kita bisa mencari rumah atau gedung. Di beberapa lokasi, kita juga sudah bisa mencari rumah sampai ke nomor rumahnya," jelas Kearney.
"Selain itu, paduan pada GPS ini baik tulisan maupun suara juga sudah bisa berbahasa Indonesia. Kami punya 16 bahasa dengan sekitar 110 dialek," katanya.
Untuk varian Via, Senior Regional Business Development Manager TomTom, Simon Barker menjelaskan kalau varian Via merupakan sebuah GPS praktis yang disokong oleh layar sentuh berukuran 4,3 inchi untuk Via 220 dan Via 260 serta layar sentuh ekstra lebar dengan ukuran 5 inchi untuk Via 280.
Dengan TomTom Via, para pengendara menurut Barker akan disuguhi panduan jalur tercepat ke lokasi. "Panduan ini adalah panduan pintar karena bisa menunjukkan jalan tercepat ke lokasi dengan peta terbaru," jelasnya.
Sementara TomTom GO, lanjut Barker, merupakan sebuah GPS yang sudah dilengkapi layar sentuh liquid berukuran 5 inchi yang berdesain premium. Varian ini memiliki kelebihan untuk melakukan 'panggilan bebas pegang' ketika ingin menghubungi seseorang.
Seperti halnya TomTom Via, TomTom Go juga menyediakan peta terkini dengan panduan jalur yang canggih untuk memandu penggunanya ke tujuan secepat mungkin.
"Selain itu, pada GO 2050 World kita juga menyajikan peta dunia. Peta negara-negara di dunia. Jadi Anda bisa pergi ke Singapura, Malaysia, Brunei dan lainnya dengan GPS ini. Karena ini sangat membantu untuk Anda yang suka berpergian," pungkasnya.
Lalu bagaimana dengan harganya? Untuk urusan ini, Kearney mengungkapkan kalau kelima tipe yang disuguhkan TomTom itu sudah bisa di dapat di pasaran dengan harga antara Rp 1,5 jutaan sampai Rp 8 jutaan.
"Kami sangat senang datang kesini. Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial dan saya yakin akan terus berkembang. Karena itu, dengan peta terbaik, kami yakin bisa diterima disini," tandasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi