Bahkan Bahar dikabarkan sudah mencari investor untuk Lotus sejak musim panas 2011 lalu dan makin menguat setelah Proton diambil alih oleh konglomerat Malaysia Syed Mokhtar Al- Bukhary yang membuat nasib Lotus jadi terombang-ambing dan direksi Proton yang baru pun sudah mengatakan akan membuka opsi untuk menjual Lotus.
Namun untuk mengambil Lotus dari Poton, diperkirakan butuh dana hingga US$ 792 juta atau sekitar Rp 7 trilin. Sebuah angka yang tergolong tinggi, bahkan untuk sekelas Lotus sekalipun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menebus saham tersebut, Syed Mokhtar Al- Bukhary yang membeli Proton lewat perusahaan DRB-Hicom miliknya mengeluarkan dana hingga US$ 411,9 juta dan menjadikan pembelian ini jadi rekor baru dalam dunia otomotif Malaysia.
Rencana penjualan merek mobil Lotus itu memang bisa saja terjadi. Apalagi setelah laporan yang menyatakan bahwa Lotus tidak akan memberi keuntungan untuk Proton sejak dibeli pada 1996 hingga 2014 nanti.
Lotus yang dahulu mobilnya digunakan oleh James Bond ini dibeli oleh Proton sejak tahun 1996. Tapi sejak itu hingga saat ini, Lotus tidaklah memberi keuntungan finansial bagi Proton bahkan hingga tahun 2014 mendatang. Saat ini Lotus hanya mampu menjual sekitar 2.700 mobil saja per tahun.
Bahkan pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2011 silam, Lotus membukukan kerugian hingga 26,1 juta atau dua kali lipat dari kerugian tahun sebelumnya.
Proton sendiri bagi Malaysia adalah simbol industrialisasi. Sejak berdiri Proton pun menikmati berbagai fasilitas dari pemerintah Malaysia dan di sisi lain, pabrikan luar diberi 'kesulitan' yang banyak sehingga sulit berkembang di Malaysia.
Kemungkinan besar keengganan Proton melepas Lotus bukanlah berhubungan dengan laba, melainkan akses teknologi dimana pabrikan otomotif Jepang seperti Mitsubishi telah membatasi kerja sama teknologi mereka dengan Proton.
Untuk itu, Proton perlu sebuah pabrikan mobil yang sudah memiliki teknologi dan sejarah seperti Lotus untuk pelan-pelan diadopsi teknologi-teknologi yang mereka miliki. Proton pun berkali-kali membantah berniat menjual Lotus ke pihak lain.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Haram Dilakukan saat Ujian Praktik SIM C, Sepele tapi Bikin Auto Gagal
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun