Manusia Makin Berat, Mobil Makin Boros Bensin

Manusia Makin Berat, Mobil Makin Boros Bensin

- detikOto
Senin, 30 Jan 2012 13:00 WIB
Manusia Makin Berat, Mobil Makin Boros Bensin
Detroit - Tiap tahun, seluruh produsen mobil di dunia menghabiskan dana jutaan dolar untuk mengurangi bobot kendaraan mereka demi efisiensi bahan bakar. Tapi mobil yang ringan itu pada ternyata akhirnya bertabrakan dengan kenyataan bahwa bobot rata-rata manusia makin hari makin berat.

Langkah pabrikan global mengurangi bobot kendaraan sudah dilakukan sejak lama. Hal itu tercermin dari digunakannya berbagai inovasi bahan ringan yang digunakan sebagai komponen mobil.

Bahkan Chevrolet Cruze dan Hyundai Elantra sampai harus kehilangan ban serep agar bobotnya tetap ringan agar tingkat efisiensi bahan bakar dapat dibuat serendah mungkin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi makin ringannya mobil saat ini ternyata berbanding terbalik dengan berat rata-rata manusia saat ini yang ternyata lebih berat dari manusia beberapa puluh tahun lalu.

Menurut catatan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat atau U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang dikutip Autonews, berat rata-rata pria di Amerika yang berusia 20-74 tahun saat ini adalah 194,7 pon (88,3 kg) atau naik 28,4 pon (12,8 kg) dibanding berat rata-rata manusia di tahun 1960an.

Sementara berat rata-rata wanita berusia antara 20 dan 74 telah naik 24,5 pon (11 kg) dibanding berat rata-rata di 1960an.

Menurut teknisi di Environmental Protection Agency (EPA) kenaikan berat manusia Amerika selama 50 tahun terakhir itu sangat mungkin mengurangi tingkat efisiensi kendaraan sebanyak 1 persen.

Angka itu terlihat memang kecil. Tapi bila dilihat dari konsumsi bahan bakar di Amerika tahun lalu, angka 1 persen itu berarti adalah 3,6 juta barel atau 153 juta galon.

Dan bila harga rata-rata BBM per galon di Amerika adalah US$ 3,29 per galon, maka angka 1 persen tadi sama dengan US$ 503 miliar.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads