Isuzu tidak terlalu mempermasalahkan bila mobil dengan mesin Isuzu kemudian diubah bentuknya menjadi mobil semacam ambulans atau kendaraan bentuk lainnya. Sebab hal tersebut merupakan karya karoseri dengan mengubah bodi ataupun lainnya.
"Enggak apa-apa itu kan seperti karoseri, tapi harus dipikirkan suplainya bagaimana kalau kemudian diproduksi secara besar-besaran. Secara prinsip saya menyambut positif itu," ujar Presdir PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Yohannes Nangoi di Yogyakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengaku setuju adanya mobil dengan merek nasional atau merek Indonesia. Apabila mobnas kemudian diproduksi secara besar-besaran, maka yang harus ada jaminan ketersediaan spare part maupun komponen lainnya.
"Saya menyambut positif adanya mobnas namun juga harus dipikirkan bagaimana masalah suplai sparepart dan sebagainya," ujarnya.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek