Mau Produksi Massal? Esemka Harus Ikuti Aturan

Mau Produksi Massal? Esemka Harus Ikuti Aturan

- detikOto
Senin, 16 Jan 2012 09:01 WIB
Mau Produksi Massal? Esemka Harus Ikuti Aturan
Jakarta - Perjalanan Esemka untuk menjadi industri otomotif tidaklah semulus yang diperkirakan. Soalnya Esemka masih banyak mencaplok komponen dan sparepart dari merek lain. Hal demikan tentunya berisiko dan bisa menyulut masalah hukum, jika tidak ada perjanjian dengan pabrikan lain sebelumnya.

"Nanti dia (Esemka) harus menandatangani itu, kalau dia masih menggunakan komponen dari luar negeri, kalau secara massal memproduksi dia harus ada perjanjian nanti ada royalti sistem jika tidak, wah gawat itu. Nanti harus didudukkan perkaranya apa statusnya, kalau ngambil (komponen)," imbuh Menperin MS Hidayat kepada detikOto.

Hidayat menjelaskan kalau Esemka memutuskan ingin menjadi industri otomotif skala besar, pihak Esemka harus benar-benar siap.

"Kalau Anda (Esemka) ingin memproduksi massal harus siap. Harus mengikuti norma-norma industri otomotif," tegasnya.

Meski memberikan warning di atas, Hidayat tetap mengacungkan jempol terhadap kreasi siswa SKM Solo atas kendaraan Esemka. Ia menilai kreasi ini patut diapreasiasi oleh pihak mana pun tanpa terkecuali.

"Kementerian Perindustrian menyambut gembira kelompok masyarakat mencoba uji coba kendaraan dan membuat inovasi. Kami mendukung dengan prosedur yang ada, prosedurnya kita bantu dengan promosi, ini patut diapresiasi. Kita berikan NIK (nomor induk kendaraan) untuk bisa uji laik jalan di Dishub," kata Hidayat.
(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads