Mobil sport 2 seater ini dikatakan membuat VW kesulitan untuk menemukan prediksi penjualan yang tinggi untuk membenarkan investasi pada model baru ini.
Salah satu batu sandungan VW dalam melahirkan mobil ini adalah pasar Amerika Serikat dimana mobil ini tidak dianggap prioritas meskipun rencana penjualan mereka ditargetkan mencapai 800 ribu pada tahun 2018.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar Amerika memang dianggap penting oleh VW bila ingin melahirkan mobil ini. Sebab, Amerika adalah pasar terbesar di dunia untuk segmen sportscar.
Dan bila benar mobil ini tidak jadi lahir ke dunia, maka hal itu amatlah disayangkan. Sebab saat ini seluruh persiapan teknologi yang akan disematkan ke mobil tersebut dianggap sudah selesai. Dan memang yang menjadi masalah saat ini adalah dari sisi bisnisnya.
"Tidak ada rilis resmi untuk proyek tersebut. Ini bukan masalah teknologi, tetapi untuk menemukan cukup pelanggan. Saya tidak memiliki volume (penjualan) yang cukup untuk mendapatkan lampu hijau," imbuh bos engineering VW Uli Hackenberg.
Desain mobil ini sendiri sudah terungkap di Detroit 3 tahun lalu dengan mengedepankan desain yang kompak dan stylish yang dilahirkan sebagai upaya untuk menghidupkan kembali ikon roadster VW dan Porsche di tahun 1950an.
Akibat pembatalan ini, rencana anak usaha VW, Porsche untuk menghidupkan mobil yang sama pun tampaknya sampai di ujung tanduk.
Sebelumnya, mobil ini dikabarkan akan diperkuat mesin boxer empat silinder terbaru berkapasitas 1.6 liter. Melihat kapasitas mesin yang kecil, maka tidak heran bila mobil ini dijuluki sebagai 'baby Porsche.'
Namun meski mengusung mesin kecil, jangan anggap remeh kemampuannya. Sebab meski kecil, tetap saja ini adalah sebuah mesin Porsche. Mesin tersebut akan dilengkapi dengan turbocharge berkekuatan 200 bhp.
Sistem penggerak mobil ini akan menggunakan sistem penggerak roda belakang atau rear wheel drive (RWD) dengan transmisi manual tapi tetap memiliki opsi menggunakan transmisi PDK twin-clutch.
Dengan paduan tersebut, mobil yag memiliki berat sekitar 1.200 kg ini dapat berakselerasi dari diam sampai 100 km perjam hanya dalam waktu 6 detik dengan kecepatan puncak mencapai 233 km per jam.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB