Hal tersebut disampaikan Kordinator Pembelajaran Industri Kreatif di SMKN 2 Surakarta, Dwi Budhi Martono kepada detikOto, Selasa (10/1/2012).
"Pak Joko Sutrisno, Direktur Pembinaan SMK, berencana untuk mengumpulkan seluruh SMK ini untuk membuat kendaraan bersatu dalam satu gerakan. SMK ini dirakit dari 33 titik SMK di seluruh Indonesia," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga bisa memenuhi di setiap titik. Harapannya seperti itu. Harapannya semakin cepat semakin baik, anak-anak lebih bisa belajar produksi lebih cepat. komponen dipersiapkan dulu di Solo Techno Park setelah itu baru disebarkan ke 33 titik, untuk disebar," ujarnya.
Sabtu 7 Januari lalu, menurutnya beberapa SMK sudah dikumpulkan di daerah Solo terkait hal ini.
Awalnya ada 2 model Esemka yakni Sport Utility Vehicle (SUV) bernama Rajawali dan double cabin bernama Digdaya dengan 5 SMK sebagai pelopornya yakni SMK 2 Solo, SMK 5 Solo, SMK Warga Solo, SMK Muhammadiah Borobudur dan SMK 1 Singosari.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek