"Hasil karya itu sudah berkali kali diikutsertakan dalam pameran-pameran di Jakarta, tapi semuanya produk Klaten dan Surakarta. Harusnya malah mulai dibimbing agar hambatan administrasi bisa diselesaikan dengan baik," ujar Marzuki kepada detikOto, Kamis (5/1/2012).
Marzuki menjelaskan mobil Esemka sebenarnya diproduksi SMK Solo dan Klaten. Namun karena Walikota Solo membeli duluan jadi yang lebih dikenal Solo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marzuki yakin dengan kemampuan mobil Esemka. Ia juga sudah memesan satu unit tipe doble cabin untuk patwal pribadinya.
"Mobil-mobil itu tatkala ikut pameran ke Jakarta, dibawa langsung oleh gurunya ke Jakarta," tandasnya.
Sebelumnya Kepala Puskom Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan menuturkan Esemka sebenarnya sudah memenuhi standar laik jalan. Hanya saja emisi mobil rakitan SMK itu belum memenuhi standar alias melebihi ambang batas yang ditentukan sesuai peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 4 Tahun 2009 tentang emisi.
Bambang menyarankan SMK kembali menguji lagi emisinya apalagi setelah menggunakan mesin baru yang katanya bisa memenuhi standar Euro4.
(van/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?