Serat Karbon Nanti Ada di 'Mobil Biasa'

Serat Karbon Nanti Ada di 'Mobil Biasa'

- detikOto
Rabu, 14 Des 2011 13:28 WIB
Serat Karbon Nanti Ada di Mobil Biasa
Detroit - Bila selama ini bahan serat karbon hanya dapat ditemui pada mobil-mobil sport dan mewah, di masa depan hal itu akan menjadi lumrah. Sebab pabrikan mobil General Motors saat ini sedang mengembangkan teknologi yang akan menjadikan serat karbon bisa murah digunakan di tiap 'mobil biasa.'

Untuk mewujudkan hal tersebut, General Motors bekerja sama dengan sebuah perusahaan Jepang bernama Teijin Limited untuk bekerja sama mengembangkan teknologi serat karbon komposit yang canggih.

Serat karbon sendiri diakui banyak pihak 10 kali lebih kuat dari baja tapi dengan bobot hanya seper-empat dari berat baja. Bahan tersebut sudah digunakan di banyak mobil sport untuk menjadikan mobil lebih ringan dan cepat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi untuk 'mobil biasa' yang diproduksi massal, banyak pihak itu masih belum bisa dilakukan karena harga serat karbon terlalu mahal. Sekarang, GM ingin mengubahnya.

"Hubungan kami dengan Teijin memberikan kesempatan untuk merevolusi cara serat karbon digunakan dalam industri otomotif," kata Vice Chairman GM Steve Girsky seperti detikOto kutip dari Detroit News, Rabu (14/12/2011).

Saat ini, Teijin telah mengembangkan serat karbon yang telah diperkuat teknologi termoplastik dan GM mengatakan ingin menjadikannya lebih cepat di produksi dan lebih murah daripada biaya saat ini.

Teijin dan GM yakin bahwa bila serat karbon dapat diproduksi dengan cepat, paling tidak komponen karbon yang diperkuat serat termoplastik bisa diproduksi dalam waktu kurang dari satu menit, akan secara signifikan menjanjikan sebuah volume produksi yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah.

"(Inilah) teknologi, yang menjanjikan untuk mewujudkan revolusi struktur tubuh ringan di otomotif, yang akan memainkan peran penting dalam inisiatif GM untuk membawa komponen serat karbon ke dalam kendaraan massal," kata Norio Kamei, managing director senior Teijin.

CEO GM Dan Akerson mengatakan bahwa pengurangan berat kendaraan adalah penting jika mereka ingin memenuhi mandat efisiensi bahan bakar baru dari federal Amerika yang menginginkan setiap mobil memiliki tingkat efisiensi 26 kpl.

Dan sebagai bentuk kerja sama, perusahaan Jepang tersebut berencana akan membuka pusat teknis di Amerika Serikat awal tahun depan untuk mendukung pekerjaan dengan GM tadi.


(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads