Anjloknya panjualan mobil di Indonesia itu memang sudah diprediksi kalangan Agen Pemegang Merek sebagai imbas dari bencana banjir yang menimpa Thailand beberapa waktu lalu.
Mengingat banyak perusahaan mobil di Indonesia masih menjual mobil buatan Thailand atau pun mendapat pasokan komponen dari sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan terbesar terjadi pada pemimpin pasar roda empat Indonesia, Toyota yang di bulan November hanya berhasil melepas 15.195 unit, tidak sampai setengah dari distribusi mereka di bulan Oktober yang mencapai 31.109 unit.
Sementara Mitsubishi menyodok di peringkat kedua dengan capaian 13.532 unit melewati Daihatsu yang sebelumnya memegang posisi ini.
Di November penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) Daihatsu hanya 10.312 unit. Namun bila melihat data retail sales (dari dealer ke konsumen), Daihatsu masih lebih unggul dari Mitsubishi ketika berhasil melepas 11.638 unit berbanding 11.448 unit Mitsubishi.
Sementara posisi 4, 5, 6 dan 7 tidaklah berganti dan masih dipegang oleh Suzuki, Nissan, Honda dan Isuzu yang masing-masing melepas 8.732 mobil, 6.386 mobil, 2.907 mobil dan 2.637 mobil disusul Mazda yang merengsek pasar ketika berhasil melepas 964 mobil.
Berikut data penjualan mobil (wholesales) Indonesia di bulan November.
| Merek | November | Jan-Nov 2011 |
| Toyota | 15.195 | 284.598 |
| Mitsubishi | 13.532 | 122.599 |
| Daihatsu | 10.312 | 123.761 |
| Suzuki | 8.732 | 86.710 |
| Nissan | 6.386 | 50.099 |
| Honda | 2.907 | 43.225 |
| Isuzu | 2.637 | 26.451 |
| Mazda | 964 | 8.405 |
| Others | 6.788 | 67.448 |
| Total | 67.453 | 813.296 |
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat