Daihatsu Belum Melirik Mesin Diesel Hingga 2020

Laporan dari Jepang

Daihatsu Belum Melirik Mesin Diesel Hingga 2020

- detikOto
Sabtu, 03 Des 2011 09:46 WIB
Daihatsu Belum Melirik Mesin Diesel Hingga 2020
Tokyo - Daihatsu Motor Co Ltd (DMC) belum melirik mesin diesel untuk pembuatan mobil-mobilnya dalam 10 tahun ke depan. Daihatsu akan lebih fokus mengembangkan mesin konvensional, namun bisa mengirit bahan bakar. Mobil bermesin konvensional dan irit bahan bakar inilah yang akan menarik konsumen hingga 2020.

Penegasan ini disampaikan Senior Executive Officer DMC, Masahira Fukutsuka di sela-sela Tokyo Motor Show 2011 di Tokyo Big Sight, Tokyo, Rabu (30/11/2011). Pameran mobil terbesar ini masih berlangsung hingga hari ini, Sabtu (3/11/2011), dan akan berakhir pada 11 Desember 2011 mendatang.

Menurut Fukutsuka, mesin diesel memang merupakan salah satu mesin alternatif yang ramah lingkungan dan berpotensi bagus di masa mendatang. Namun, mesin diesel masih menjadi kendala, karena biaya pembuatannya bisa lebih tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, kata dia, Daihatsu masih memilih untuk mengembangkan mobil-mobil dengan mesin konvensional, namun secara terus menerus bisa menekan konsumsi BBM. Konsep mobil yang dibangun DMC adalah mobil yang berharga terjangkau dan ramah lingkungan (eco car).

"Jadi Daihatsu ke depan masih fokus pada mesin yang saat ini dikembangkan (konvensional). Tapi, kami akan mencari terobosan agar irit bahan bakar. Hingga tahun 2020, 90% lebih pasar mobil masih akan dimainkan oleh mobil bermesin konvensional," kata Fukutsuka, yang memang menangani pengembangan teknologi Daihatsu ini.

Fukutsuka setuju bahwa di masa mendatang mesin mobil harus lebih ramah lingkungan. Ada tiga alternatif mesin yang dikembangkan, yaitu mesin diesel, hybrid, dan bioenergy. Namun ketiganya saat ini masih berbiaya tinggi. Karena itu, yang paling bisa dilakukan saat ini, dengan melihat kemampuan konsumen, Daihatsu mengembangkan mesin konvensional yang bisa mengirit bahan bakar.

Salah satu pengembangan Daihatsu ini, kata Fukutsuka, bisa dilihat pada produk Mira e:S. Mobil ini bisa berharga di bawah Rp 100 juta (di Jepang) dan sangat irit bahan bakar. Konsumsi bahan bakar mobil yang sudah diluncurkan Daihatsu pada September 2011 dan saat ini menjadi best seller di Jepang ini adalah 30 KM per liter. Ini menjadi mobil paling irit di kelas mesin konvensional.

Daihatsu sebenarnya juga terus mengembangkan mobil-mobil yang ramah lingkungan untuk jangka panjang. Seperti salah satu mobil konsep yang dipamerkan di Tokyo Motor Show 2011, yaitu FC Sho Case. Mobil yang dibuat untuk kepentingan bisnis/berdagang ini berkonsep menggunakan bahan bakar air.


(asy/ikh)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads