Daihatsu Yakin Mobil Kompak Jadi Tren

Laporan dari Jepang

Daihatsu Yakin Mobil Kompak Jadi Tren

- detikOto
Kamis, 01 Des 2011 08:25 WIB
Daihatsu Yakin Mobil Kompak Jadi Tren
Tokyo - Di tengah persaingan ketat di bidang otomotif, Daihatsu Motor Co (DMC) memilih lebih fokus pada pembuatan mobil-mobil dengan harga terjangkau. Daihatsu terus mengembangkan mobil kompak, berbentuk kecil dan irit bahan bakar. Presiden Direktur DMC Ina Kouichi yakin mobil kompak akan menjadi trend.

"Mobil-mobil kompak Yang dikembangkan Daihatsu memiliki kelebihan-kelebihan, sehingga nanti akan menjadi trend di dunia," kata Ina saat bertemu sejumlah wartawan Indonesia di Hotel Washington, Tokyo, Jepang. Ina bertemu wartawan Indonesia tidak lama setelah menggelar jumpa pers di booth Daihatsu di arena Tokyo Motor Show 2011 di Tokyo Big Sight, Tokyo.

Menurut Ina, ke depan masyarakat akan beralih ke mobil kompak, yang harganya lebih terjangkau dan irit bahan bakar. Karena itu, ke depan Daihatsu akan lebih mengembangkan produk-produk mobil kompak dengan memodifikasi mesin konvensional (memakai BBM).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Daihatsu telah menemukan modifikasi mesin konvensional yang dapat mengurangi konsumsi bahan bakar dan ramah lingkungan. Modifikasi teknologi ini telah diterapkan pada mobil Mira e:S, mobil kompak Daihatsu yang baru diluncurkan September 2011 lalu dan saat ini menjadi best seller di Jepang. Pada mobil Mira e:S, mesin dibuat otomatis akan mati sendiri, bila mobil berhenti atau memiliki kecepatan 0 km/liter.

Banyak teknologi sebenarnya untuk mengurangi konsumi BBM. Namun, teknologi mesin seperti mesin hybrid saat ini belum menjangkau nilai keekonomian, sehingga mobil-mobil Hybrid berharga mahal dan tidak terbeli oleh konsumen. "Karena itu, Daihatsu akan terus mengembangkan konvensional yang sudah ada, sehingga mengkonsumsi BBM lebih rendah lagi," kata Ina.

Teknologi yang digunakan pada mobil Mira e:S inilah yang akan dibawa dan diterapkan Daihatsu ke Indonesia untuk produk-produk mobil yang cocok buat Indonesia. Ujicoba mobil Mira e:S memperlihatkan bahwa konsumsi BBM mobil bermesin 660 CC itu sebesar 30 km/liter. Dengan demikian, mobil Mira e:S menjadi mobil paling irit selama ini.

Pada kesempatan itu, Ina juga menyampaikan bahwa Daihatsu memandang Indonesia sebagai negara yang sangat penting bagi pasar otomotif. "Indonesia merupakan negara paling penting, karena pasar kami di Indonesia cukup besar. Semoga masyarakat Indonesia mau menerima produk-produk Daihatsu," harap Ina.

Saat ini Daihatsu menguasai 16 persen pasar Indonesia, dengan penjualan per bulan sekitar 12 ribu unit. Produk Daihatsu yang paling laris adalah Xenia, Grand Max, dan Terios.

(asy/syu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads