"Tahun ini kami kurang beruntung, sebenarnya kami sudah kehilangan pasar sejak Maret lalu, dan sempat bangkit di Juli seiring pemulihan Jepang yang sangat cepat waktu itu. Tapi sekarang kami harus jatuh lagi akibat banjir Thailand, dan banjir Thailand ini lebih parah dari tsunami Jepang," ujar Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy di Jakarta.
Jonfis menuturkan, Honda bisa cepat bangkit dari musibah di Jepang sehingga cepat mengetahui seberapa parah kerugian. Namun untuk banjir Thailand ini sangat sulit diprediksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bisa memberikan 2.000 unit di bulan Oktober. Akan tetapi untuk dibulan ini kami tidak tahu sisa berapa unit, dapat pasokan 2 unit saja dari Thailand kami sudah bersyukur," ujar jonfis.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?