Marketing Manager PT. Mazda Motor Indonesia, Astrid Ariani Wijaya menjelaskan kalau memang Mazda terkena masalah, tapi hingga saat ini belum ada efek negatif yang akan dirasakan konsumen Mazda di Indonesia terkait dengan musibah banjir yang melanda Thailand beberapa waktu terakhir.
"So far memang kita terkena imbasnya, tapi untuk bulan November 2011 stok kendaraan dan sparepart masih terkendali," ujar Astrid sambil tersenyum, disela-sela Pembukaan M-Day, Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (4/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan untuk bulan Desember kita masih menunggu kabar dari sana, kalau pun ada kabar pasti kita beritahukan kepada pelanggan kami," lugasnya.
Mazda Motor Corp diberitakan akan memulai produksi mobil penumpang di pabrik yang dibangun bersama dengan Ford Motor Co di Thailand dari 14 November. Pabrik ini salah satunya adalah memproduksi Ford Fiesta dan Mazda2.
Untuk permulaan, pabrik ini awalnya akan bekerja dengan satu shift saja dan akan kembali ke kondisi normal dua shift pada November 21 meski seorang juru bicara Mazda seperti detikOto kutip dari Reuters menjelaskan kalau mereka masih berjuang untuk menemukan bagian-bagian pengganti untuk memproduksi truk pickup di pabriknya.
Tapi untuk Indonesia, hingga bulan Oktober lalu, penjualan Mazda menurut Astrid sudah berhasil menginjak angka 7.441 unit dengan target 8.000 unit hingga akhir tahun. Pada bulan Oktober sendiri Mazda berhasil mencapai penjualan 958 unit.
"Semua stock bulan November sudah datang, kita menerima kiriman 700 unit perbulan," tuntasnya Astrid.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit