Menanggap hal tersebut Pembantu Rektor 1 ITS, Herman sasongko mengatakan tidak ada hubungan dengan penahanan mobil-mobil mahasiswa tersebut. Kesepuluh mobil penelitian itu harus bisa bebas.
"Rasanya tidak bermasalah," tegas Herman kepada detiOto, Jumat (14/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tolong pisahkan ya, karena ini tidak bermasalah. Pengiriman sudah sesuai surat-surat dan ada dokumen resmi. Pihak penyelenggara sudah punya MoU khusus untuk dunia pendidikan," tegasnya.
Herman dan tim-nya sendiri tidak mengetahui jika importir tersebut tersandung masalah. Namun terlepas dari itu, ia berharap ini tidak terjadi berlarut-larut hingga sampai diberitakan media massa nasional.
"Tidak tahu sama sekali kalau importirnya bermasalah, dan bagaimana kita bisa tahu seperti itu," pungkasnya.
Dan importir tersebut lanjut Herman adalah importir tersebut legal, dan ia mempertegas tidak ada sistem monopoli jasa pengiriman. "Pengeriman seperti itu tidak ada tendesiusnya. Tidak ada monopoli. Bebas-bebas saja melaksanakan tugas. Kayak orang kirim barang, jadi profesional," tutupnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat