ITS Tak Tahu Jika Importir Mobil Bermasalah

ITS Tak Tahu Jika Importir Mobil Bermasalah

- detikOto
Jumat, 14 Okt 2011 16:19 WIB
ITS Tak Tahu Jika Importir Mobil Bermasalah
Jakarta - Salah satu alasan penahanan mobil irit BBM miliki mahasiswa oleh Bea Cukai adalah karena mobil tersebut dikirim importir yang pernah bermasalah. Importir ini masih menjalani proses pemeriksaan atas kasus penyelundupan 18 kontainer berisi kayu eboni dan sonokeling.

Menanggap hal tersebut Pembantu Rektor 1 ITS, Herman sasongko mengatakan tidak ada hubungan dengan penahanan mobil-mobil mahasiswa tersebut. Kesepuluh mobil penelitian itu harus bisa bebas.

"Rasanya tidak bermasalah," tegas Herman kepada detiOto, Jumat (14/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya Bea dan Cukai tidak bisa membedakan mana yang bermasalah atau tidak bermasalah. Herman sendiri sangat menyayangkan tindakan Bea dan Cukai yang menyangkutpautkan mobil penelitian dan barang penyelundupan.

"Tolong pisahkan ya, karena ini tidak bermasalah. Pengiriman sudah sesuai surat-surat dan ada dokumen resmi. Pihak penyelenggara sudah punya MoU khusus untuk dunia pendidikan," tegasnya.

Herman dan tim-nya sendiri tidak mengetahui jika importir tersebut tersandung masalah. Namun terlepas dari itu, ia berharap ini tidak terjadi berlarut-larut hingga sampai diberitakan media massa nasional.

"Tidak tahu sama sekali kalau importirnya bermasalah, dan bagaimana kita bisa tahu seperti itu," pungkasnya.

Dan importir tersebut lanjut Herman adalah importir tersebut legal, dan ia mempertegas tidak ada sistem monopoli jasa pengiriman. "Pengeriman seperti itu tidak ada tendesiusnya. Tidak ada monopoli. Bebas-bebas saja melaksanakan tugas. Kayak orang kirim barang, jadi profesional," tutupnya.




(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads