GM Kembangkan Mesin Kecil Ramah Lingkungan

GM Kembangkan Mesin Kecil Ramah Lingkungan

- detikOto
Jumat, 14 Okt 2011 10:57 WIB
GM Kembangkan Mesin Kecil Ramah Lingkungan
Jakarta - Produsen mobil General Motors (GM) mengembangkan sebuah keluarga mesin Ecotec terbaru. Mesin anyar ini diklaim memiliki efisiensi, kualitas, dan kinerja yang lebih baik dibanding mesin yang ada saat ini tapi tetap memiliki emisi CO2 (karbondioksida) yang rendah.

Di situs resmi GM, Jumat (14/10/2011) keluarga mesin Ecotec terbaru ini akan terdiri dari mesin tiga silinder dan empat silinder dengan kapasitas antara 1.0 liter dan 1.5 liter yang dibangun untuk pasar global.

Mesin anyar ini akan memiliki teknologi canggih seperti direct injection hingga turbocharging tapi memiliki tingkat kebisingan dan getaran yang lebih rendah dibanding generasi sebelumnya.

"Pelanggan kami di seluruh dunia setuju kita perlu mengurangi ketergantungan kita pada minyak bumi dan mengurangi emisi karbon kendaraan," ujar Eksekutif GM untuk Mobil Kecil dan Listrik Jim Federico.

"Kami bekerja agresif pada elektrifikasi kendaraan dan teknologi lainnya, namun kemajuan paling cepat akan datang dari peningkatan kinerja mesin pembakaran internal," tambahnya.

Adapun penggunaan sebuah platform mesin untuk kebutuhan global saat ini merupakan bagian dari strategi besar pabrikan mobil yang memiliki merek seperti Chevrolet, Buick, GMC dan Cadillac ini untuk mengurangi kompleksitas rekayasa dan manufaktur serta biaya dengan tetap meningkatkan daya saing, efisiensi dan kualitas.

Misalnya, untuk mengurangi kompleksitas rekayasa dan manufaktur, mesin-mesin GM nantinya akan dirancang dan dibangun menggunakan pendekatan modular dengan komponen global yang dapat saling dipertukarkan. Dengan hal ini, mobil-mobil GM nantinya memiliki fleksibilitas lebih terutama untuk program kendaraan global.

Untuk produksinya, keluarga baru hasil kreasi GM dan Shanghai Automotive Industry Corp. (SAIC), Shanghai General Motors (SGM) dan Pan Asia Technical Automotive Center (PATAC) ini diharapkan akan diproduksi mulai pertengahan dekade ini dan akan segera diaplikasi di beberapa kendaraan yang dipasarkan secara global.


(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads