Seperti dilansir autoevolution, Toyota melakukan hal itu di Jepang karena penguatan yen yang makin menggila. Jika pemasok suku cadang lokal Jepang tidak menurunkan harga partsnya, Toyota terpaksa memilih pemasok di luar Jepang yang lebih murah harganya.
"Penguatan yen tentunya memaksa Toyota untuk melakukan kajian ulang atas rantai produksi dan mencari opsi-opsi yang murah," ujar analis dari IHS Automotive Hiroshi Ataku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Honda juga dilaporkan mengurangi produksi lokalnya sampai 50 persen dan memilih melakukan penggenjotan produksi mobil murah yang lebih disukai di Jepang.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit