Dan kini PT Nissan Motor Indonesia (NMI) menambah jaringan pelayanannya melalui peresmian diler Nissan Sandubaya di Lombok. Diler Nissan Sandubaya itu merupakan outlet resmi Nissan ke-59 dan telah menerapkan RVI (Retail Visual Identity) sesuai standard RVI Nissan Jepang. Nissan Sandubaya Lombok berlokasi di jalan Sandubaya No. 29, Kecamatan Sandubaya, Kodya Mataram, Lombok.
"Resmi beroperasi hari ini, Nissan Sandubaya Lombok merupakan outlet pertama Nissan di wilayah Lombok. Selain diharapkan dapat memberikan kontribusi penjualan bagi bisnis Nissan, hadirnya outlet ini juga memberikan kemudahan bagi pelanggan Nissan yang menetap di wilayah Lombok untuk melakukan service pada kendaraannya," ujar Vice President Director Sales dan Marketing NMI, Teddy Irawan dalam rilis yang detikOto terima, Kamis (9/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nissan Sandubaya Lombok merupakan outlet Nissan dengan layanan 3S yaitu Sales (penjualan), Service (bengkel) dan Sparepart (suku cadang). Menempati bangunan dengan luas 1.420 m2 di atas lahan 1.483 m2, ruang pamernya dapat memuat 4-5 unit mobil display.
Fasilitas bengkel dilengkapi peralatan baru yang mutakhir serta layanan service appointment guna memberikan kemudahan bagi pelanggan yang memiliki jadwal padat, terdapat 6 stall yang mampu melayani sekitar 12-15 unit mobil setiap harinya. Bengkel ini juga memberikan layanan cuci dan vakum.
Untuk memberikan rasa nyaman kepada seluruh pelanggannya, disediakan juga ruang tunggu yang luas, nyaman, TV cable, full AC lengkap dengan layanan WiFi, kursi massage (pijat), kids corner dan smoking area.
"Fokus untuk memuaskan pelanggan juga merupakan salah satu target utama bisnis Nissan di Indonesia karenanya kami terus berupaya untuk menyediakan layanan yang prima dan berkualitas, salah satunya fasilitas yang terdapat pada outlet ini," tutup Teddy.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB