Hal ini disampaikan oleh Direktur GJTL Catharina Widjaja dalam public expose di Jakarta, Rabu (7/9/2011).
"Kami masih negosiasikan jumlah dan harga dengan Proton," ucap Chatarina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika berhasil, tentu dapat memperkenalkan merek lokal kepada produsen otomotif dalam negeri, selama ini perseroan hanya fokus pada pasar domestik. Gajah Tunggal optimistis negosiasi akan berhasil di awal tahun depan.
"Yang sudah pasti untuk pasokan ke Proton sekitar 3.000-4.000 ban per bulan. Tapi kami menargetkan dapat memasok sebanyak 5.000 ban," imbuhnya.
Sampai tengah tahun ini, perseroan berhasil menjual ban senilai Rp 5,81 triliun. Nilai ini naik 21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pasar domestik mengambil bagian 50%, sisanya disumbang oleh pasar ekspor 37% dan OEM 13%. Hingga akhir tahun 2011, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sekitar 20-25%.
(wep/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!