DP Naik, Honda dan Subaru Tak Terpengaruh

DP Naik, Honda dan Subaru Tak Terpengaruh

- detikOto
Jumat, 19 Agu 2011 11:31 WIB
DP Naik, Honda dan Subaru Tak Terpengaruh
Jakarta - Wacana kenaikan persentase uang muka (down payment) kredit mobil terus mencuat. Tapi bagi Honda dan Subaru hal itu bukan masalah.

"Saya rasa itu tidak akan berpengaruh," kata Presiden Direktur Motor Image yang merupakan pemasok mobil Subaru di kawasan Asia Tenggara, Glenn Tan di Jakarta, Kamis (18/8/2011) malam.

Saat ini, Subaru memang memasang DP yang cukup tinggi yakni 30 persen. Sementara Senior Manager TC Subaru, MS Perkasa dari banyaknya penjualan Subaru hanya 30 persen yang melakukan pembelian mobil secara kredit, selebihnya melakukan transaksi tunai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Subaru 70 persen bayar tunai dan 30 kredit," tandas Perkasa.

Regional Senior Sales Manager Subaru, Markus mengatakan dengan rencana kenaikan DP kendaraan di Tanah Air, konsumen Subaru tidak bakal terkena imbas dari kebijakan tersebut dengan alasan konsumen Subaru lebih mapan dari segmen lainnya.

"Karena segmen kita lebih tinggi, dan jika itu kena imbas pasti sangat kecil sekali," yakin Markus.

Sementara Honda meminta pemerintah dan BI untuk lebih jelas menjelaskan kepada masyarakat kenapa kebijakan ini harus dilakukan.

"Tapi kita harus terlebih dahulu backgroundnya seperti apa, tujuannya seperti apa dan cara mengatasinya seperti apa. Agar semuanya jelas," tambah Jonfis.

Rata-rata, Honda mewajibkan konsumennya membayar DP 20 persen. Jadi jika DP dari 10 persen dinaikkan menjadi 20 persen maka tentunya tak jadi masalah bagi Honda.

Meski ada wacana kenaikan DP, Honda saat ini meluncurkan program penjualan β€˜Saatnya Punya Honda’. Mereka yang mengincar mobil Honda diberi kemudahan untuk melakukan angsuran tiap bulannya agar tidak terlalu membebani masyarakat. Cukup dengan melakukan pembayaran angsuran sebesar Rp 2,5 juta para konsumen pun dapat membawa varian Honda mana pun.

Misalnya harga untuk Honda Jazz itu senilai Rp 198.500.000, apabila konsumen ingin mengambil cicilan selama 3 tahun maka konsumen harus mengeluarkan DP sebesar Rp 58.433.000.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads