Brazil Bakal Menjadi Pasar Otomotif Ketiga Terbesar di Dunia

Brazil Bakal Menjadi Pasar Otomotif Ketiga Terbesar di Dunia

- detikOto
Jumat, 05 Agu 2011 20:37 WIB
Brazil Bakal Menjadi Pasar Otomotif Ketiga Terbesar di Dunia
Jakarta - Pasar mobil China mulai berkembang. Perkembangan dunia otomotif di Brazil disinyalir bakal menjadi ketiga terbesar menyusul Amerika Serikat dan China.

Rencananya negeri Samba itu akan mengalami peningkatan penjualan sangat signifikan dari 3,6 juta pertahun menjadi 6,2 juta pertahun pada 2025. Pertumbuhan itu mulai terlihat sejak dini ketika masing-masing produsen mobil di Brazil mulai menginvestasikan dana di 2017.

Yayasan Vanzolini di Sao Paulo seperti dilansir export, Jumat (5/8/2011) menyebutkan predikat tersebut bakal disandang Brazil bakal terwujud. Dan itu terlihat ketika para produsen mobil global mulai serius mengembang dunia usaha di Brazil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya produsen mobil Jepang dan Eropa, produsen mobil China salah satunya JAC juga turut andil untuk mendukung keberhasilan negera Brazil menjadi ketiga terbesar dalam penjualan kendaraan. JAC menanamkan dana hingga US$ 600 juta untuk membangun pabrik baru berpelengkap R & D.

Jauh sebelum JAC, adalah produsen mobil China, Chery yang pertama melakukan ekspansi di Brazil. Namun JAC pun terlihat lebih agresif mengikuti langkah Chery yang bertujuan agar pangsa pasar lebih besar di pasar otomotif global. Terbukti menanamkan investasi untuk membangun pabrik.

Di Brazil, produsen mobil JAC kini tengah memproduksi mobil berbahan bakat etanol. Ketertarikan JAC memproduksi obil berbahan bakatr ethanol karena Brazil salah satu negara penghasil ethanol terbesar yang bisa menghasilkan ethanol sebanyak 6 miliar liter dalam kurun satu tahun.

Di Brazil, produsen mobil seperti Korea Selatan dan China akan memainkan peranan dalam pembangunan Brazil sebagai pasar mobil yang besar. Di samping itu produsen-produsen tersebut mulai menginvestasikan dana mencapai US$ 5.220.000.000 di Brazil.

Produsen mobil lainya seperti Volkswagen, Ford, General Motors serta Fiat menanamkan investasi hingga US$ 14 miliarr untuk memperluas pabrik.

Sedangkan Toyota, produsen berlogo 3 elips itu sejak 2007 memproduksi mobil ramah lingkungan berbahan bakar alkohol lewat Toyota Corolla Flex dan Corolla Fielder. Langkah itu karena Brazil menjadi negara potensil untuk memasarkan mobil Toyota.

Di samping itu Nissan Motor Co dan Honda Motor Co juga telah mengumumkan investasi baru di Brasil. Presiden General Motors Amerika Selatan, Jaimes Ardila menyatakan ini sinyal positif bagi Brazil.

"Mari kita lihat apakah mereka akan menjadi kompetitif jika memproduksi di Brasil," ucapnya. Sebelumnya Brasil dan Meksiko telah memiliki perjanjian yang ditandatangani pada tahun 2002, tentang membebaskan pajak impor pada kendaraan.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads