Hal tersebut dilakukan Honda di Amerika untuk meng-up date software yang mengontrol transmisi otomatis di mobil pabrikan Jepang ini untuk memudahkan transisi antara gigi dan mencegah kerusakan.
Tanpa perangkat lunak diperbarui, bantalan sekunder transmisi otomatis (automatic transmission secondary shaft bearing) yang ada di kendaraan yang terkena masalah dapat mengalami kerusakan jika transmisi mengalami perpindahan gigi yang cepat dari netral ke drive.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun meski begitu, tidak ada korban luka atau kematian yang telah dilaporkan sehubungan dengan masalah ini. Belum jelas pula apakah recall ini hanya akan terjadi di Amerika atau akan melibatkan mobil Honda di negara lain.
Recall sendiri akan menyentuh berbagai varian yang dimiliki Honda mulai dari Accord 4-cylinder produksi tahun 2005 sampai 2010, CR-V produksi tahun 2007-2010 dan Elemen produksi 2005-2008.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun