DP Kredit Kendaraan Dinaikkan untuk Kurangi Konsumen Iseng

DP Kredit Kendaraan Dinaikkan untuk Kurangi Konsumen Iseng

- detikOto
Senin, 01 Agu 2011 17:19 WIB
DP Kredit Kendaraan Dinaikkan untuk Kurangi Konsumen Iseng
Jakarta - Niatan Bank Indonesia (BI) yang bakal memperbesar down payment alias DP kredit kendaraan bermotor ternyata ditanggapi positif oleh CEO PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk, Stanley Setia Atmadja.

Stanley mengatakan langkah tersebut untuk membatasi masyarakat yang tidak produktif dalam membayar kredit kendaraan dan membantu menyehatkan perusahaan perbankan.

"Ini lebih menyaring masyarakat yang hendak membeli kendaraan. Diharapkan tidak ada kredit macet besar-besaran sehingga merugikan pihak perbankan," kata Stanley kepada detikOto, Senin (1/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya saat ini banyak masyarakat yang melakukan kredit kendaraan dengan agresif karena dinilai murah. Salah satunya kredit sepeda motor dengan DP cukup Rp 300 ribu. Jika nilai DP ditingkatkan maka hanya akan ada konsumen yang benar-benar serius untuk membeli kendaraan secara kredit.

"Ini untuk menghindari orang yang agresif dalam pembelian. Seperti motor, karena DP-nya murah sekitar Rp 300 ribu mending ambil motor. Setelah itu tidak berpikir selanjutnya dan akhirnya kredit macet," ucapnya.

Oleh karena itu lanjutnya jika BI mengeluarkan ketentuan standar DP kredit kendaraan, maka tidak ada lagi masyarakat yang bersift konsumtif dalam melakukan kredit.

"Orang yang belum mampu tidak akan lagi. Ini selektif benar-benar sudah punya. Karena segmen itu yang bisa diambil," sahut Stanley.

Salah satu contoh lanjut Stanley jika DP DP kredit kendaraan di kisaran 40-50 persen, maka yang hanya ditemui hanyalah konsumen potensial dan bukan konsumen yang hanya merugikan pihak tertentu.

"Coba kalau pemerintah punya sense khusus, apakah 40 persen atau 50 persen itu OK. Saat ini standar range 10-20 persen," tutupnya.


(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads