Hal tersebut disampaikan Presdir PT Nissan Motor Indonesia Takayuki Kimura dalam jumpa pers di Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (25/6/2011).
Investasi sebesar 25 miliar yen ini difokuskan untuk pabrik perakitan mesin dan perluasan pabrik yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi menjadi 180.000 unit di tahun 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kimura memastikan penambahan tenaga kerja sebagian besar adalah orang Indonesia. "Kami tak meningkatkan pekerja dari ekspatriat baik dari Jepang atau negara lain," ujarnya.
Rencana ini konsisten dengan rencana jangka menengah Nissan, yaitu Nissan Power 88.
"Strategi global yang diumumkan pada bulan Juni 2011 ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan brand dan penjualan Nissan guna mencapai pangsa pasar global 8 persen dan secara berkelanjutan meningkatkan laba operasional perusahaan menjadi persen diakhir tahun fiskal 2016," ujarnya.
Nissan menurutnya sadar betul kalau Indonesia memiliki potensi pasar yang besar. Oleh sebab itu NMI sangat serius untuk merespons kebutuhan pasar termasuk pada mobil murah yang ramah lingkungan alias low cost green car.
"Sebagai pemain besar, Nissan mendukung kebijakan pemerintah dan
berkontribusi pada ekonomi RI. Nissan ingin semuanya berjalan sebagaimana
mestinya," kata Takayuki.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan