Mobil listrik berkelir putih tersebut saat ini dipamerkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) dan sukses memicut mata para pengunjung yang hadir di pameran mobil terbesar tersebut.
Dilihat dari rupanya, mobil ini tidaklah berbeda dengan Suzuki Swift yang menggunakan mesin konvensional. Hanya saja, dapur pacu Swift Range Extender kini sudah tidak lagi diisi oleh mesin bensin, melainkan sudah menggunakan motor listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk dapur pacunya, mesin bensin yang biasa ada di balik bonnet Swift konvensional sudah digusur Suzuki dan digantikan dengan mesin berkode K6A dengan 658 cc yang berguna sebagai generator.
Sementara motor listrik AC Synchronous yang berpadu dengan mesin kecil tadi mampu memuntahkan tenaga sampai 55 kW dengan torsi 180 Nm. Tenaga mobil tersebut disimpan dalam baterai lithium ion berkapasitas 2,66 kWh.
Dengan perpaduan tadi, mobil yang pertama kali diperkenalkan Suzuki pada gelaran Tokyo Motor Show pada tahun 2009 ini pun akhirnya mampu mencapai efisiensi bahan bakar yang cukup tinggi yakni setara dengan 25,6 km per liter sampai 37,6 km per liter.
Dan bila biasanya baterai mobil harus di charge berjam-jam untuk memenuhi dayanya, baterai yang digendong mobil 5 penumpang ini tidak begitu. Untuk mengisi daya baterai mobil ini cukup makan waktu 1,5 jam bila menggunakan asupan listrik 100 volt dan hanya 1 jam bila 200 volt.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini