Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Geely Mobil Indonesia Budi Pramono di sela-sela Indonesia International Motor Show (IIMS) di Kemayoran, Jakarta.
"Sebenarnya sudah siap, hanya ada satu hal yang kami kurang sreg yaitu tinggi mobil ini. Dengan kondisi jalanan Indonesia banyak yang rusak dan kadang banjir, ground clearance mobil harusnya lebih tinggi lagi," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Geely GV5 sendiri merupakan mobil MPV yang sudah memiliki dual sliding Door, berkapasitas 7 penumpang dengan kursi yang bisa dilipat. GV5 memiliki mesin 1.500 cc CVVT, dengan daya maksimum 105hp pada 6.200 rpm.
Mobil ini nantinya akan ditempatkan sebagai lawan dari Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Selain memiliki kelebihan di sektor kapasitas mesin dan aplikasi sliding door, kemungkinan urusan harga juga akan memancing konsumen Indonesia meliriknya.
"Kalau harga pasti, kami ingin harganya kompetitif. Lebih kompetitif dibandingkan lawan," pungkas Budi tanpa mau mengatakan target harga yang akan dia tetapkan untuk mobil tersebut. Meski belum meluncur, Geely sudah memamerkan mobil ini di IIMS.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas