Belum Ready Stock, New Hilux Inden 2 Bulan

Belum Ready Stock, New Hilux Inden 2 Bulan

- detikOto
Rabu, 13 Jul 2011 18:02 WIB
Belum Ready Stock, New Hilux Inden 2 Bulan
Jakarta - Toyota baru saja memperkenalkan New Hilux ke masyarakat Indonesia, namun Toyota mengakui ketersediaan mobil tersebut untuk pasar otomotif Indonesia kosong. Sehingga kedepan bakal menggangu pasar pikap Hilux di Tanah Air.

Hal itu diungkapkan Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM), Johnny Darmawan di sela-sela peluncuran New Hilux di Jakarta, Rabu (13/7/2011).

"Harusnya Hilux itu ready stock karena melihat pertumbuhannya, oleh sebab itu saya masih meminta prinsipalnya untuk menyediakan di Indonesia. Tapi permasalahannya di negara lain seperti Thailand, Australia, dan lain-lain juga meningkat, jadi kita harus bersabar sedikit," kata Johnny.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu TAM mengakui sulit untuk memprediksi seberapa besar akan target penjualan mobil pikap Hilux terbaru di Indonesia. Toyota sendiri seperti yang dijelaskan Direktur Marketing PT TAM, Joko Trisanyoto memiliki target penjualan sebanyak 800 unit perbulan.

"Kalau berbicara target saya rasa masih susah karena permasalahan suplai. Tapi harapan kami (Toyota), kami menjual hingga 800 perbulan, kalau boleh 1.000 unit," ujar Joko.

Akan tetapi Toyota akan memiliki tantangan yang cukup besar, pasalnya Toyota mengakui tidak memiliki cadangan stok untuk kendaraan CBU Thailand New Hilux di Indonesia.

"Untuk ready stock saat ini kami belum ada, karena suplai yang kurang. Tapi bila memesan saat ini maka konsumen harus menunggu 2 bulan," ucap Joko kembali.

Toyota juga mengatakan pada semester satu Toyota mampu membekukan penjualan hingga 700-an unit kendaraan komersil mereka. "Pada semester satu kami mampu menjual kendaraan komersil mencapai 700-an unit. Dengan 400 unit model single cabin dan 300-an diraih double cabin," ungkap Joko.
(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads