"Kalau tersinggung aku minta maaf, karena saya tidak bertujuan kesana," kata Johnny ketika dihubungi detikOto, Jumat (1/7/2011).
Johnny menuturkan saat itu ia hanya melontarkan nada becanda, tidak ada rasa untuk melecehkan mobil hasil karya anak bangsa. "Itu aku hanya guyon, tidak ada mengarah untuk kesana (melecehkan)," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau menurut aku ini jangan diperbesar, kalau mengundurkan diri kenapa? apa akibat omongan aku. Waktu itukan aku hanya guyon, biasalah yang aku lakukan kepada teman-teman media," tandasnya.
Johnny pun menyarankan agar pihak Asosiasi Industri Automotif Nusantara (Asia Nusa) langsung menyampaikan ketidaksetujuan pada Johnny. "Kalau mau ngomong langsung ke aku," saran Johnny.
Di samping itu Johnny menyarankan sebaiknya Asia Nusa bisa membedakan antara becanda atau serius dan mengeyampingkan ego.
"Tolong pisahkan sesuatau yang bercanda dengan sesuatu yang serius. itu saja saya tidak bisa bicara banyak lagi nanti takut ini semakin membesar," tutupnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?