Bantahan tersebut diungkapkan oleh Head, Domestic Marketing Division PT Astra Daihatsu Motor Elvina Afni.
"Tidak ada. Tidak pernah ada recall Luxio atau Gran Max. Salah itu berita," tegasnya kepada detikOto, Kamis malam (30/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komunitas tersebut mengatakan kalau ADM harus mengganti ECU (Electronic Control Unit) dan gardan Luxio karena kedua part standar tersebut tidak sesuai dengan bobot tubuh keduanya dan membuat mobil standar jadi lemot di tanjakan.
Namun Elvina mengatakan kalau, terutama Luxio, dibuat untuk kalangan perkotaan dan penyebarannya meluas ke berbagai kondisi jalan di Indonesia. Masalah itu hanya mungkin terjadi pada para pengguna Luxio yang berada di kawasan yang banyak terdapat tanjakan.
Sementara untuk kawasan perkotaan dan kawasan yang rata-rata datar, masalah itu tidak akan terjadi. "Semua kan ada perhitungannya. Tidak semua tinggal di tempat seperti itu. Kalau memang konsumen yang bertempat tinggal di tempat seperti itu merasa kurang puas, silahkan datang ke bengkel dan akan kami perbaiki. Tapi untuk konsumen yang tinggal tidak di tempat seperti itu, sebenarnya tidak ada masalah. Karena itu tidak akan ada recall," bebernya.
"Luxio itu di desain untuk mobil keluarga yang irit bahan bakar, kalau di ganti ECU dan gardannya maka tidak akan bisa seirit sekarang. Nah kan ada konsumen yang mau punya mobil yang irit juga. Jadi semua tergantung kebutuhan," ungkap Elvina.
Lebih lanjut Elvina mengakui kalau ada 24 anggota Maxxio yang sudah diperiksa mobilnya, tapi dari hasil pemeriksaan hanya ada 6 mobil yang di bawah tahun 2010 dan memang ingin diganti.
"Kita sudah periksa. Kalau tidak salah 24 unit kita periksa, tapi cuma 6 yang kita ganti karena memang tidak semua bermasalah," tandasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans