Namun hal tersebut pun dibantah Aji Dwi Wibowo, teknisi PT Autogas Indonesia sebagai pemasok konverter kit LGV (Vigas) dan CNG (Elpiji).
"Menggunakan bahan bakar gas itu sama saja bila kita menggunakan bahan bakar minyak seperti biasa. Apabila kendaraan yang menggunaan bahan bakar minyak itu 1:10, makakendaraan yang menggunakan bahan bakar gas juga akan sama 1:10," ujarnya ketika dihubungi detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya seandainya ada perbedaan itu pun tidak akan jauh. Paling melesetnya sangat sedikit, apabila kendaraan bahan bakar minyak itu 1 : 10, maka kami akan mengkonumsi sebesar 1:9," ungkap Aji.
Akselerasi lebih bagus
Poin plus lain dari BBG adalah bahwa kendaraan memiliki akselerasi sama baiknya dengan kendaraan yang menggunakan bahan bakar gas.
"Karena kami mensetting pada kontrol limitnya sama seperti bahan bakar bensin. Hal ini pun bertujuan apabila kendaraan tersebut bahan bakar gasnya habis maka perpindahan kebahan bakar minyaknya tidak akan terasa seperti berpindah," tutup Aji.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun