Mobil BYD Gagal Raih Nilai Sempurna dalam Uji Tabrak, Cuma Dapat 3 Bintang

Mobil BYD Gagal Raih Nilai Sempurna dalam Uji Tabrak, Cuma Dapat 3 Bintang

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Selasa, 29 Sep 2026 16:09 WIB
Australia New Car Assessment Program (ANCAP) melakukan uji tabrak BYD Sealion 5. Mobil itu gagal meraih nilai sempurna. ANCAP hanya memberikan nilai tiga bintang buat mobil tersebut.
Uji tabrak BYD Sealion 5 di Australia. Foto: Dok. ANCAP
Jakarta -

Lembaga penilai kendaraan baru di Australia atau Australia New Car Assessment Program (ANCAP) baru saja melakukan uji tabrak mobil plug-in hybrid (PHEV) BYD Sealion 5. Mobil itu gagal meraih nilai sempurna. ANCAP hanya memberikan nilai tiga bintang buat mobil tersebut.

Dikutip dari media lokal Australia, Drive, BYD Sealion 5 hanya diberikan nilai tiga bintang karena adanya "kekurangan" pada teknologi pencegahan kecelakaan. Nilai itu bukan karena ketidakmampuan BYD Sealion 5 melindungi penumpang dari cedera, melainkan kekurangan dalam uji Safe Driving dan Crash Avoidance.

Dalam pengujian tersebut, ANCAP menilai Sealion 5 memberikan perlindungan kecelakaan yang memadai untuk meraih skor empat bintang. Namun, teknologi bantuan pengemudinya membuat peringkatnya tertahan di angka tiga bintang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan kriteria pengujian baru yang diperkenalkan ANCAP tahun ini, BYD Sealion 5 hanya mencatatkan skor 48 persen dalam uji Safe Driving. Sedangkan untuk kategori Crash Avoidance (Pencegahan Kecelakaan), mobil ini meraih skor 51 persen.

ADVERTISEMENT
Australia New Car Assessment Program (ANCAP) melakukan uji tabrak BYD Sealion 5. Mobil itu gagal meraih nilai sempurna. ANCAP hanya memberikan nilai tiga bintang buat mobil tersebut.Australia New Car Assessment Program (ANCAP) melakukan uji tabrak BYD Sealion 5. Mobil itu gagal meraih nilai sempurna. ANCAP hanya memberikan nilai tiga bintang buat mobil tersebut. Foto: Dok. ANCAP

"BYD Sealion 5 tidak dapat mendeteksi dan mengklasifikasikan postur penumpang di kursi depan, memantau penggunaan sabuk pengaman yang tidak tepat, ataupun mendeteksi penumpang depan yang duduk dalam posisi yang tidak semestinya--misalnya, dengan kaki diletakkan di atas dasbor," demikian dikutip dari situs resmi ANCAP.

Selain itu, ANCAP menilai, BYD Sealion 5 memiliki kemampuan terbatas dalam menghindari tabrakan melalui sistem AEB (autonomous emergency braking/rem darurat otonom) pada situasi kecepatan rendah. Kinerja penghindaran tabrakan sempat teramati dalam pengujian di mana kendaraan berbelok di depan mobil atau pengendara sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.

Australia New Car Assessment Program (ANCAP) melakukan uji tabrak BYD Sealion 5. Mobil itu gagal meraih nilai sempurna. ANCAP hanya memberikan nilai tiga bintang buat mobil tersebut.Australia New Car Assessment Program (ANCAP) melakukan uji tabrak BYD Sealion 5. Mobil itu gagal meraih nilai sempurna. ANCAP hanya memberikan nilai tiga bintang buat mobil tersebut. Foto: Dok. ANCAP

"Kendaraan ini dilengkapi dengan fitur AEB untuk kondisi mundur, namun fitur tersebut hanya berhasil menghindari tabrakan pada sejumlah skenario pengujian yang terbatas," katanya.

Meski begitu, BYD Sealion 5 mendapat hasil yang lebih baik untuk uji Crash Protection (Perlindungan Kecelakaan) dan Post-Crash (Pasca-Kecelakaan). Mobil ini mendapat skor masing-masing sebesar 79 persen dan 74 persen pada kedua kategori tersebut.

Sementara itu, untuk meraih peringkat keselamatan lima bintang di bawah aturan baru ANCAP, kendaraan wajib mencapai skor minimum 80 persen pada uji Crash Protection dan Post-Crash, 60 persen pada Safe Driving, serta 70 persen pada Crash Avoidance.

Laman Drive menulis, pencapaian peringkat bintang tiga membuat BYD Sealion 5 tidak memenuhi syarat bagi banyak pembeli armada di Australia yang mensyaratkan peringkat bintang lima.



(/dry)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads