×
Ad

Bocoran Calon Penerima Insentif Mobil Listrik

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 07 Agu 2026 09:38 WIB
Mobil listrik. Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto
Jakarta -

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan bocoran terkait penerima insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Menurutnya, insentif mobil listrik akan diarahkan untuk produk yang punya nilai tambah tinggi.

Pemerintah sedang menyiapkan insentif untuk kendaraan listrik. Insentif itu disiapkan untuk tahun ini. Namun, hingga awal Agustus 2026 ini, insentif tersebut belum juga diterbitkan. Menperin Agus Gumiwang menyebut, insentif disiapkan untuk kendaraan listrik dengan nilai tambah tinggi.

"Pasti fokus dari penerima insentif mobil atau kendaraan berbasis EV, baik itu roda empat maupun motor, merupakan produk-produk yang memang menciptakan nilai tambah yang tinggi di Indonesia. Artinya pendalaman strukturnya kuat, tapi juga yang tidak kalah penting yang merupakan program mobil nasional atau merupakan program motor listrik nasional," ujar Agus seperti dikutip Antara.

Namun, belum dijelaskan lebih lanjut terkait konsep pemberian insentif untuk kendaraan listrik. Termasuk soal pertimbangan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) seperti pada insentif sebelumnya, Agus menyebut pihaknya masih menunggu konsep yang disiapkan oleh Kementerian Keuangan.

"Apa pun itu koridor atau konsep yang disiapkan oleh Kementerian Keuangan pasti kami dukung, dan sebagai kementerian teknis pasti akan kami siapkan didasarkan apa yang diatur dalam PMK," sebutnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bilang, insentif itu akan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam dua pekan ke depan. Dijelaskan Purbaya, ada 500 ribu mobil serta motor listrik yang mendapatkan insentif tersebut.

"Saya pikir dua atau tiga pekan dari sekarang, Presiden akan meluncurkan stimulus untuk kendaraan listrik, termasuk 500.000 motor dan mobil listrik juga. 100 persen PPnBM, PPN ya PPN, VAT ditanggung pemerintah, 40 persen untuk kendaraan listrik tertentu," ungkap Purbaya saat menjadi pembicara di Gaikindo International Automotive Conference (GIAC), ICE BSD, Tangerang.

Ketika ditanya lebih lanjut, Purbaya menyebut skemanya masih dihitung. Nantinya insentif itu akan langsung diumumkan oleh Prabowo. Insentif itu tampaknya akan mengacu pada baterai yang digunakan. "Yang baterai nickel base sama lithium base agak beda sedikit," lanjut Purbaya.



Simak Video "Video Prabowo Mau RI Produksi Sedan Listrik Besar-besaran di Tahun 2028"

(rgr/dry)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork