IMI Mau Buat Aturan Soal Touring, Ini Komentar Anggota HDCI

M Luthfi Andika - detikOto
Sabtu, 21 Nov 2020 08:40 WIB
Komunitas Harley-Davidson HDCI
Komunitas Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Foto: detikOto
Jakarta -

Ikatan Motor Indonesia (IMI) dalam waktu dekat akan mengeluarkan aturan untuk para komunitas yang hendak melakukan perjalan jauh alias Touring. Heboh kasus komunitas motor besar Harley-Davidson yang sempat viral di Sumatera Barat belum lama ini membuat IMI memutuskan untuk lebih cepat mengeluarkan aturan tersebut.

Bagaimana tanggapan komunitas motor besar ya? Salah satu anggota Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI), Ferdo memberikan tanggapannya kepada detikOto.

"Pendapat pribadi saya, segala sesuatu dibuat tujuannya untuk kebaikan bersama sehingga dapat bermanfaat bagi banyak pihak. IMI sebagai organisasi yang terpandang dan sudah teruji di dunia otomotif, pasti mempunyai hal-hal positif yang berguna bagi kenyamanan bersama," kata Ferdo.

Sehingga menurut Ferdo sah-sah saja untuk IMI membuat aturan untuk para komunitas yang hendak touring.

Klub Motor Gede (Moge) tertua di Indonesia, Harley Club Bandung (HCB) melakukan touring ke Pangandaran, Jawa Barat.Ilustrasi Klub Motor Gede (Moge) tertua di Indonesia, Harley Club Bandung (HCB) melakukan touring ke Pangandaran, Jawa Barat. Foto: Dadang Hermansyah

"Tentu saja pemerintah dan pihak yang berwenang yang menentukan suatu aturan diberlakukan. Segala sesuatu yang bermanfaat dan bermakna bagi masyarakat pasti didukung oleh HDCI. Walaupun demikian bukan ranahnya saya menjelaskan mendetail tentang aturan tersebut," Ferdo menambahkan.

Dalam pemberitaan detikOto sebelumnya, Ketua Umum PP IMI Sadikin Aksa mengatakan aturan komunitas motor itu sebenarnya sudah diselesaikan IMI satu bulan lalu.

"Aturan komunitas motor itu sebenarnya kita sudah selesai draftnya satu bulan lalu, itu adalah regulasi berkendara berkelompok seperti touring. Ini kita kerjasama dengan Karkolantas, Dirjen Perhubungan Darat dan rencananya akhir bulan ini keluar aturan ini," kata Sadikin kemarin.

"Jadi kalau mau touring harus ada siapa yang bertanggung jawab, selain itu harus ada yang survei jalan agar semua pengendara mengerti di titik ini ada apa, di titik itu ada apa, selanjutnya ada swiper di belakang jadi jangan asal-asal memimpin touring tapi tidak mengerti," Sadikin menambahkan.

Sayangnya, Sadikin belum mau memberikan penjelasan secara detil isi aturan komunitas tersebut.



Simak Video "Komunitas Pecinta Ular Padang, Mengenal Lebih Dekat Sang Binatang Melata"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)