Minggu, 21 Okt 2018 15:21 WIB

Naik Moge Jangan Ugal-ugalan, Harus Jadi Pelopor Taat Lalu Lintas

Dina Rayanti - detikOto
Bambang Soesatyo. Foto: Dok. Istimewa Bambang Soesatyo. Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Pengendara motor gede biasanya identik dengan kata ugal-ugalan. Meski tidak semua, masih ada beberapa pengendara moge yang seolah menguasai jalan.

Ketua Dewan Pembina Motor Besar Indonesia (MBI) Bambang Soesatyo pun turut mengimbau agar para pengendara moge setop melakukan tindak ugal-ugalan. Ia berharap para pengendara moge harus bisa menjadi contoh berperilaku lalu lintas yang baik.


"Ingatlah untuk selalu menerapkan save zero accident, no strobo, no sirine, dan senantiasa menjadi pelopor taat berlalu lintas," ajak Bamsoet pada Anyer Krakatau Bike Festival 2018 (AKBIKEFEST 2018) dalam keterangan resmi yang diterima detikOto.

Acara yang digagas empat komunitas bikers, yaitu Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung, Bikers Brotherhood 1%, Barbeque Ride dan Increase Indonesia ini menggelar berbagai kegiatan, seperti bikers camp, food stall, motorcycle exhibition, race on the beach dan local culture performance.

Tak hanya itu, AKBIKEFEST 2018 juga melakukan bakti sosial penggalangan dana untuk korban musibah gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, serta khitanan massal bagi warga sekitar Anyer.

"Kesamaan hobi bermotor harus dijadikan alat untuk mempererat persaudaraan dalam bingkai kehidupan berbangsa dan bernegara. AKBIKEFEST 2018 menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan tersebut telah dibangun atas dasar kesetaraan, tanpa memandang perbedaan dalam status sosial," tutur Bamsoet.

Ia juga meminta para bikers maupun seluruh peserta yang hadir dalam acara AKBIKEFEST 2018 bisa menjadi duta wisata yang mengabarkan keindahan Anyer dan gunung Krakatau. Sehingga, dapat kembali mengangkat destinasi wisata Anyer yang pernah melegenda.

"Sektor pariwisata sebenarnya mempunyai spektrum fundamental pembangunan yang lebih luas dari sekadar penggerak ekonomi maupun penghasil devisa. Ia bisa menjadi nation branding yang menguatkan identitas suatu bangsa," terang Bamsoet.

Bamsoet menaruh harapan besar kepada pemerintahan Provinsi Banten agar kembali membangkitkan sektor pariwisata di daerahnya. Terlebih, Presiden Jokowi sudah menetapkan Tanjung Lesung, salah satu wilayah di Banten, sebagai bagian dari 10 destinasi prioritas pengembangan pariwisata 'The New Bali'.


"DPR RI bersama pemerintah melalui Kementerian PUPR sudah membangun berbagai proyek infrastruktur di Banten mulai dari jalan, bendungan, hingga jembatan gantung. Kita menyadari Banten punya potensi pariwisata yang luar biasa, mulai dari wisata bahari, alam, seni, budaya kreatif dan kuliner. Panjang pantainya saja mencapai 560 kilometer," jelas Bamsoet.

Acara ini merupakan bagian dari Anyer Culture Festival yang tidak hanya dihadiri oleh para bikers Indonesia melainkan juga dari luar negeri.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Kapolda Banten Brigjen Tedy Minahasa Putra, Ketua Harley Davidson Club Indonesia Nanan Soekarna, Kadis Pariwisata Provinsi Banten Eneng Rachmawati serta Komunitas Iron Tiger Bikers Club Kuching Malaysia yang dipimpin Dato Sri Rijal.


(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com