Kegiatan ini digelar Jumat, (15/6/2012) bersama dengan jajaran Ditlantas Polda Sulawesi Selatan.
Para bikers yang lengkap dengan kostum kebanggaannya mengajak masyarakat pengguna sepeda motor untuk menghormati aturan-aturan berkendara, seperti menyalakan lampu depan atau melalui jalur khusus pengendara sepeda motor, di kawasan tertib lalu lintas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirlantas Polda Sulsel Kombes Yudi Amsyah dan Kasubdit Min Regident Ditlantas Polda Sulsel AKBP Rudi Syafiruddin yang juga ikut mengendarai motor Harley-Davidson ikut berkampanye.
Para peserta konvoi melewati jalur khusus sepeda motor dan disambut para anggota Polwan dan Kowad yang berdiri di tepi jalan sambil memegang papan bicara yang berisi pesan menyalakan lampu kendaraan.
Kapolda Sulselbar Irjen Mudji Waluyo yang menyambut konvoi komunitas moge di kantornya, Mapolda Sulselbar, jalan Perintis Kemerdekaan KM16, Makassar, mengapresiasi kepedulian komunitas moge yang mendukung program tertib berlalu lintas bagi para pengendara sepeda motor.
"Kami berterimakasih pada para penggemar moge di Makassar yang peduli dengan gerakan tertib berlalu lintas, sudah sepatutnya para pengendara Harley atau moge memberi contoh pada pengendara motor lainnya," ujar Mudji.
Sementara itu, Anjung Sirajuddin, salah satu anggota HDCI Makassar yang ditemui detikOto menyebutkan kampanye tertib lalu lintas yang dilakukan komunitas moge se-Makassar ini merupakan bentuk kepedulian para pemilik moge di Makassar pada pentingnya tertib berkendara di jalan, sekaligus upaya untuk menjelaskan ke publik bahwa pemilik-pemilik moge juga mengerti aturan dan tidak arogan berlalu lintas.
"Kami pemilik Harley juga peduli pada ketertiban berlalu lintas dan bukan pelanggar aturan, kami bukan pengendara arogan seperti kesan buruk yang melekat pada geng-geng motor," tutur Anjung.
(mna/ddn)












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan