Rabu, 06 Mar 2019 12:30 WIB

Ini yang Buat Komunitas Yakin, Sienta Bisa Bertahan di Indonesia

Rizki Pratama - detikOto
Toyota Sienta Foto: M Luthfi Andika Toyota Sienta Foto: M Luthfi Andika
Jakarta - Di dalam negeri penjualan Toyota Sienta mengalami penurunan signifikan pada tahun lalu. Sebaliknya Sienta buatan Karawang, Indonesia laris manis di luar negeri.

Terjun bebasnya penjualan Sienta di dalam negeri tidak membuat para komunitasnya melihat produk tersebut sudah mendekati ajal. Toyota Sienta Community Indonesia (TOSCA) yang saat ini beranggotakan 1.403 anggota yakin umurnya masih lama di Indonesia.



"Memang di dalam negeri penjualannya turun, tapi kita lihat ekspornya laku di seperti di Thailand ya. Jadi menurut saya tidak melihat Sienta akan stop produksi di Indonesia," ujar Ketua Umum Tosca.

Berdasarkan data ekspor Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Sienta memang mencatatkan angka positif. Dengan target pasar Brunei Darussalam, Timor Timur, Malaysia, Singapura, hingga Thailand, Sienta masuk ke dalam 10 besar mobil berlabel 'Made in Indonesia' yang paling banyak dikirim ke luar negeri dengan duduk di tempat kesembilan. Selama satu tahun 2018, sebanyak 8.267 Sienta dikirim ke negara-negara tersebut.



Selain itu, Nanang juga mendengar rumor bahwa pada April 2019 Sienta akan memberikan beberapa tambahan untuk menjaga pasarnya. Berdasarkan informasi yang Nanang dapat, Sienta Facelift akan melakukan perubahan pada fasia.

"Saya dengar juga dari teman di TMMIN (Toyota Motor Manufactur Indonesia) ada facelift di April ini. Perubahannya itu di bagian depan kan banyak yang bilang seperti panda, nah yang baru itu dipermanis," tukas Nanang. (rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com