Di beberapa ruas tol, masih ada saja pengendara yang melajukan mobilnya dengan kecepatan rendah tapi berjalan di lajur kanan. Padahal, sudah jelas bahwa lajur kanan disediakan hanya untuk mendahului kendaraan lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal ini banyak berpengaruh besar terhadap pengguna jalan tol lain seperti misalnya pengendara di lajur kanan melambat atau bahkan kerap terjadi kecelakaan karena banyak yang akhirnya menggunakan bahu jalan. Ironisnya, sudah ada catatan panjang korban jiwa kecelakaan dikarenakan menabrak kendaraan yang sedang berhenti di bahu jalan tol," tulis Altic dalam siaran pers yang diterima detikOto.
Sadar akan kondisi itu, ALTIC membuat kegiatan kampanye untuk menyosialisasikan penggunaan lajur kiri jalan tol. Kampanye bertajuk "Left Lane Campaign" ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan touring ke Guci-Tegal pada 5-6 Mei 2018 dengan diikuti oleh 75 member dan 55 mobil.
"ALTIC sebagai anggota Toyota Owner Club, berinisiatif untuk melakukan kampanye ini. Minimnya kesadaran pengguna jalan Tol akan pemanfaatan lajur kiri memiliki efek besar seperti efisiensi waktu, bahan bakar dan bahkan bisa mengancam keselamatan dan bahkan nyawa pengendara," kata Ketua Umum ALTIC Chairul Fahry.
Dalam kampanye ini, ALTIC membagikan selebaran serta souvenir parfum gantung mobil bertuliskan "Gunakan Lajur Kiri Jalan Tol" di beberapa rest area jalan tol. Hal ini dilakukan agar pengendara yang baru selesai beristirahat, senantiasa teringat dalam berkendara.
Tapi, disarankan kepada pengendara di jalan tol untuk selalu mematuhi rambu yang ada. Begitu pun aturan terkait batas kecepatan minimal dan maksimal di jalan tol. Jadi, demi kelancaran dan keselamatan bersama, diingatkan kembali agar jangan membawa kendaraan bermotor terlalu lambat dari batas kecepatan minimal atau melebihi batas maksimal kecepatan di jalan tol. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi